Proyek Jakarta MRT, ditawarkan ke investor Singapura. Foto: dok MI.
Proyek Jakarta MRT, ditawarkan ke investor Singapura. Foto: dok MI.

4 Proyek Investasi yang Ditawarkan DKI Jakarta ke Singapura

Ekonomi dki jakarta investor Proyek MRT Investasi Asing proyek lrt
Antara • 09 September 2020 14:18
Batam: Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta menawarkan lima proyek investasi yang bersifat siap ditawarkan kepada investor Singapura. Penawaran tersebut dilakukandalam seri kelima webinar Road to Indonesia Investment Day 2020.
 
Adapun dari lima proyek yang ditawarkan oleh DKI Jakarta, empat di antaranya dipresentasikan dalam webinar. Empat investasi itu adalah proyek Jakarta MRT, Jakarta LRT, JIEP (Jakarta Industrial Estate Pulogadung), dan TOD (Transit Oriented Development).
 
Selanjutnya tercatat delapan sesi pertemuan one on one meeting yang diikuti penanam modal yang berminat dengan pemilik proyek, untuk mendapatkan informasi lebih detil. Sesi one on one meeting diharapkan semakin meningkatkan minat investor Singapura yang akan berinvestasi di provinsi DKI Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kegiatan yang dilakukan secara daring ini dihadiri oleh kurang lebih 159 peserta terdaftar yang membahas berbagai proyek investasi di Provinsi DKI Jakarta yang diminati oleh investor Singapura maupun investor asing lainnya.
 
Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Singapura Didik Eko Pujianto menyampaikan Provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi yang sangat istimewa dan tidak asing bagi investor Singapura.
 
Sebagai ibu kota Indonesia, Provinsi DKI Jakarta dengan jumlah penduduk lebih dari 11 juta jiwa merupakan provinsi paling maju di Indonesia.
 
Berbagai proyek, khususnya yang terkait dengan konektivitas dan transportasi saat ini sedang dikembangkan dan memiliki peluang yang sangat baik di DKI Jakarta.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hadir dalam webinar menyampaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki komitmen yang sangat serius dan memberikan dukungan penuh terhadap realisasi investasi asing.
 
Terbukti dari jumlah investasi pada kuartal kedua 2020 yang cukup besar yaitu sebesar 443,8 juta USD dari 904 proyek. Kuartal kedua 2020 didominasi oleh investasi di sektor perumahan, sektor Kawasan Industri dan Perkantoran (56 persen), serta sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (31 persen).
 
Masih dalam webinar, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas makro dan keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.
 
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan pihaknya senantiasa siap memfasilitasi para investor yang akan melakukan investasi di Indonesia, mulai dari perizinan, pemberian insentif dan jaminan kemudahan investasi.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif