Ilustrasi penambahan kasus pasien positif covid-19   - - Foto: Antara/ M Agung Rajasa
Ilustrasi penambahan kasus pasien positif covid-19 - - Foto: Antara/ M Agung Rajasa

Deflasi Juni Bukan Imbas Kenaikan Kasus Covid-19

Ekonomi inflasi deflasi BPS pandemi covid-19 Penularan covid-19 Idulfitri 2021
Eko Nordiansyah • 01 Juli 2021 13:15
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut deflasi yang terjadi pada Juni 2021 bukan disebabkan oleh melonjaknya kasus covid-19 di Tanah Air. Ada faktor lain yang lebih dominan mendorong penurunan harga sehingga terjadilah deflasi.
 
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan penyebab utama terjadi deflasi pada bulan lalu adalah faktor musiman usai Ramadan dan Idulfitri. Biasanya di bulan setelah Ramadan dan Idulfitri akan terjadi penurunan harga komoditas yang kembali normal.
 
"Deflasi yang terjadi di bulan Juni 2021 lebih karena periode pasca Ramadan dan Idulfitri. Jadi sebenarnya kemarin itu karena ada Ramadan dan Idulfitri Mei (inflasinya) tinggi," katanya dalam video conference di Jakarta, Kamis, 1 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan deflasi bukan disebabkan oleh menurunnya daya beli ataupun penurunan mobilitas karena kenaikan kasus covid-19.  Jika dilihat komoditas penyumbang deflasi di Juni adalah cabai merah, daging ayam ras, dan tarif angkutan udara.
 
"Dampak pandemi covid-19 secara umum terhadap daya beli masyarakat sedikit banyak akan memberikan pengaruh. Namun pada inflasi bulan Juni 2021 ini kalau kita lihat masih relatif terjaga dimana inflasi intinya masih tumbuh positif meski tipis 0,09 persen," ungkapnya.
 
Sementara terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, BPS tidak bisa memprediksi dampaknya terhadap inflasi. Menurut Margo, penerapan kebijakan ini akan terlihat saat rilis perkembangan harga pada awal bulan depan.

 
"Terkait dampak penurunan mobilitas dan lonjakan penularan covid-19 yang terjadi di akhir Juni 2021 serta PPKM Darurat yang baru efektif Juli nanti, itu baru akan terlihat inflasinya di bulan depan, Juli," pungkas dia.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif