Dikutip dari Antara, Kamis, 16 April 2026, operator PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyampaikan pencapaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berkecepatan tinggi ini.
| Baca juga: Jangan Tertipu Tiket Whoosh Palsu! Ini Imbauan Penting dari KCIC |
Berdasarkan data KCIC, Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh mencatat jumlah penumpang harian tertinggi mencapai 26.770 orang, dengan tingkat keterisian (load factor) hingga 99,64 persen. Selain itu, komposisi penumpang juga terus berkembang, termasuk meningkatnya jumlah pelancong mancanegara.
Tercatat, lebih dari 760.000 perjalanan wisatawan asing telah dilayani. Hal ini menunjukkan bahwa Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh semakin berperan dalam mendorong mobilitas regional sekaligus mendukung sektor pariwisata nasional.
KCIC menilai proyek ini kini telah memasuki fase pertumbuhan pesat setelah melewati tahap awal pascapeluncuran. Sebelumnya, jumlah penumpang juga telah menembus angka 10 juta, dengan peningkatan signifikan pada efisiensi operasional, standar layanan, serta penguatan merek.
Seiring meluasnya dampak jaringan kereta cepat, Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh berhasil memangkas waktu tempuh antarkota secara signifikan. Kehadiran layanan ini turut meningkatkan konektivitas regional serta mendorong pembangunan yang lebih terintegrasi di sepanjang jalur.
Sebagai informasi, Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh resmi diluncurkan pada 17 Oktober 2023. Jalur sepanjang 142,3 kilometer ini mampu melaju hingga kecepatan maksimum 350 kilometer per jam.
Dengan kecepatan tersebut, waktu tempuh perjalanan dari Jakarta ke Bandung yang sebelumnya bisa mencapai lebih dari tiga jam kini hanya sekitar 46 menit, menjadikannya salah satu moda transportasi tercepat dan paling efisien di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News