Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), sebanyak 991 pekerja rentan didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Program tersebut mencakup perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
| Baca juga: 3.767 Pekerja Rentan DIlindungi Jhonlin Group Lewat Program BPJS Ketenagakerjaan |
Langkah ini menjadi upaya perusahaan menghadirkan rasa aman bagi para guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam pendidikan moral dan keagamaan di masyarakat, namun belum seluruhnya memiliki akses terhadap perlindungan sosial formal.
Direktur Keuangan PT Jhonlin Agro Raya, Temmy Iskandar, mengatakan program tersebut lahir dari kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan tenaga pengajar nonformal yang memiliki tanggung jawab sosial besar.
“Guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk pendidikan moral dan agama di lingkungan masyarakat. Karena itu, kami ingin mereka memperoleh perlindungan dan rasa aman saat menjalankan aktivitasnya,” ujar Temmy.
Menurut dia, perlindungan sosial menjadi aspek penting bagi pekerja rentan, terutama mereka yang mengabdi di sektor pendidikan berbasis komunitas dengan penghasilan terbatas.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat praktik bisnis berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan usaha, tetapi juga pada nilai kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah penerima manfaat menyambut positif program tersebut. Salah seorang guru ngaji di TPA Masjid Akmal Pala menyebut perlindungan BPJS Ketenagakerjaan memberikan ketenangan dalam menjalankan kegiatan mengajar sehari-hari.
Ke depan, Jhonlin Agro Raya membuka peluang memperluas program perlindungan sosial bagi kelompok pekerja rentan lainnya, khususnya di sektor sosial, pendidikan, dan kegiatan berbasis komunitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News