Foto: dok MI/Susanto.
Foto: dok MI/Susanto.

Agustus, Penumpang Pesawat di Bandara AP II Naik 46%

Ekonomi angkasa pura ii
Husen Miftahudin • 07 Agustus 2020 09:49
Jakarta: PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II melaporkan jumlah penumpang pesawat di bandara pengelolaan mulai menggeliat. Hal ini sejalan dengan pelonggaran pembatasan aktivitas sosial masyarakat yang mulai diberlakukan sejak Juni 2020.
 
President Director AP II Muhammad Awaluddin memaparkan pada 1-5 Agustus 2020, jumlah penumpang pesawat di 19 bandara A II tercatat 311.565 orang atau melesat 46 persen dibandingkan dengan periode sama bulan sebelumnya yang hanya 212.961 penumpang. Pergerakan pesawat juga meningkat 10 persen, dari 3.314 pergerakan menjadi 3.629 pergerakan.
 
"Kami akan menjaga kepercayaan masyarakat ini sehingga 19 bandara PT Angkasa Pura II dapat optimal dalam menjaga konektivitas penerbangan dan turut mendukung pemulihan ekonomi nasional," ujar Awaluddin, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 7 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Awaluddin mengakui sektor transportasi dan pariwisata mengalami kontraksi terdalam pada kuartal II-2020. Wisatawan mancanegara bahkan anjlok hingga 81 persen secara quarter to quarter (qtq) dan 87 persen secara year on year (yoy).
 
Menurutnya meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap penerbangan nasional terjadi mulai Juli lalu. Hal tersebut diharapkan dapat turut mendorong pertumbuhan sektor transportasi dan pariwisata pada kuartal berikutnya.
 
"Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sektor penerbangan khususnya di bandara-bandara PT Angkasa Pura II seiring dengan ketatnya protokol kesehatan diharapkan dapat menopang pertumbuhan sektor transportasi," jelas Awaluddin.
 
AP II, sambungnya, juga mendukung langkah dan upaya pemerintah dalam melakukan konsolidasi dan transformasi, sehingga fondasi sektor pariwisata dan transportasi semakin kokoh.
 
Adapun bandara-bandara yang dikelola AP II saat ini adalah Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Kualanamu (Deli Serdang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), dan Silangit (Tapanuli Utara).
 
Lalu, Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Supadio (Pontianak), Banyuwangi, Radin Inten II (Lampung), Husein Sastranegara (Bandung), Depati Amir (Pangkalpinang), Sultan Thaha (Jambi), HAS Hanandjoeddin (Belitung), Tjilik Riwut (Palangkaraya) dan Kertajati (Majalengka), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Sultan Iskandar Muda (Aceh), dan Minangkabau (Padang).
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif