Ilustrasi. Foto : Medcom/Hendrik.
Ilustrasi. Foto : Medcom/Hendrik.

Omzet Pelaku UMKM di Kota Batu Naik saat Libur Lebaran

Ekonomi Pariwisata wisata UMKM pandemi covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional Lebaran 2022
Antara • 07 Mei 2022 20:15
Kota Batu: Omzet para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di wilayah Kota Batu, Jawa Timur, mengalami peningkatan pada masa libur Lebaran 2022 seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berlibur dan membeli oleh-oleh ke wilayah tersebut.
 
Seorang pelaku UMKM di Kota Batu, Lindawati mengatakan bahwa pada libur perayaan Idulfitri 1443 Hijriah kali ini, omzet penjualan pernak pernik dan kaos jauh lebih baik dibanding saat akhir pekan sebelum Ramadan.
 
"Untuk saat ini cukup baik, omzet berkisar antara Rp4 juta hingga Rp5 juta. Saat sebelum Ramadhan sangat sepi, omzet tidak sampai Rp1 juta per hari," kata Lindawati, Sabtu, 7 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, meskipun saat ini omzet yang diterima saat libur Lebaran sudah mengalami peningkatan, namun jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi penyakit akibat penyebaran covid-19, jumlahnya masih terbilang kecil.
 
Pada masa sebelum pandemi, omzet penjualan kaos dan pernak pernik di Jatim Park 2 rata-rata mencapai Rp8 juta per hari. Jika pada masa musim liburan, jumlah tersebut bisa meningkat lebih dari 50 persen.
 
"Sebelum pandemi bisa lebih dari itu, apalagi saat liburan. Saya berharap bisa kembali normal, karena untuk dana tambahan anak saya bersekolah," ujarnya.
 
Sementara itu, pelaku UMKM lainnya Siti Rohma juga mengaku mendapatkan omzet yang lebih tinggi pada masa libur Lebaran kali ini. Pada masa sebelum Lebaran, omzet yang diterimanya di bawah Rp1 juta. Saat ini, omzetnya naik menjadi Rp1,5 juta per hari.
 
Ia mengaku pandemi penyakit akibat penyebaran covid-19 memberikan dampak cukup dalam pada usaha pernak pernik dan kaos miliknya tersebut. Ia berharap, aktivitas wisata khususnya di wilayah Kota Batu bisa bangkit.
 
"Kami mulai lagi dari bawah, kondisinya memang berat. Ke depan saya berharap bisa terus ada pelonggaran, jadi kami bisa berkembang lagi. Selama dua tahun ini cukup berat," ujarnya.
 
Seorang pembeli produk oleh-oleh asal Surabaya, Margrit mengatakan ia membeli kaos untuk anak-anaknya. Ia menilai saat ini kondisi wisata di wilayah Kota Batu sudah cukup baik dan masyarakat juga mematuhi aturan terkait penerapan protokol kesehatan.
 
"Sekarang sudah tertib, penerapan prokes juga sudah baik. Saya berlibur selama tiga hari," katanya.
 
Kunjungan wisatawan di Kota Batu pada masa libur Lebaran tercatat mengalami peningkatan yang signifikan. Pada sejumlah destinasi wisata di Kota Batu yang dikelola Jatim Park Group, tercatat jumlah wisatawan mencapai 150 ribu orang pada periode libur Lebaran kali ini.
 
Pada libur Lebaran kali ini, aktivitas wisata di Kota Batu, Jawa Timur mengalami kenaikan dibanding pada tahun sebelumnya. Pemerintah telah melonggarkan kebijakan perjalanan mudik Lebaran yang berdampak pada aktivitas ekonomi di sejumlah daerah.
 
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan akan ada sebanyak 16,8 juta orang yang akan mudik ke Jawa Timur, sebanyak 47 persen menggunakan mobil pribadi termasuk ke wilayah Malang Raya.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif