Yayasan Allianz Peduli berkolaborasi dengan Principal Asset Management mengadakan Empowered 3.0. FOTO: Allianz Indonesia
Yayasan Allianz Peduli berkolaborasi dengan Principal Asset Management mengadakan Empowered 3.0. FOTO: Allianz Indonesia

UMKM Disabilitas Perlu Didukung di Tengah Pandemi Covid-19

Ekonomi disabilitas UMKM Allianz Indonesia UMKM Indonesia
Angga Bratadharma • 12 November 2020 07:35
Jakarta: Pandemi covid-19 membuat aktivitas ekonomi terhantam termasuk menerpa para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Para UMKM perlu dibantu dan didukung mengingat peran UMKM yang signifikan terhadap ekonomi Indonesia dan juga merupakan tulang punggung perekonomian.
 
Hal itu yang membuat Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli berkolaborasi dengan Principal Asset Management mengadakan kompetisi Empowered 3.0 (Economic Empowerment for Entrepreneurs with Disability). Kolaborasi ini dalam rangka memberikan pendampingan terhadap para UMKM disabilitas di tengah pandemi covid-19.
 
Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UMKM Victoria br Simanungkalit memberikan apresiasi terkait inisiatif yang dilakukan Allianz Indonesia dan Principal Asset Management untuk memberikan semangat bagi para disabilitas. Diharapkan inisiatif ini dapat diikuti oleh usaha besar lain dalam berbagai program kemitraannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini semua akan menambah keyakinan dan semangat kami untuk terus berjuang mendorong tumbuhnya UMKM, sehingga dapat berperan lebih besar dalam skala global," kata Victoria, dalam sebuah webinar Empowered (Economic Empowerment for Disabilities) 3.0, Rabu, 11 November 2020.
 
Ketua Yayasan Allianz Peduli Ni Made Daryanti mengatakan kompetisi Empowered 3.0 berbeda dari sebelumnya karena berlangsung secara online. Meski demikian proses pendampingan, pelatihan, dan penilaian berjalan dengan baik. Peserta belajar membuat catatan keuangan yang benar, strategi marketing dan branding, pengelolaan limbah produk, dan lain sebagainya.
 
"Harapannya setelah program ini, para peserta semakin berdaya untuk diri sendiri dan lingkungan mereka, serta mampu bersaing di pasar yang kian kompetitif," ujar Ni Made Daryanti.
 
Chief Executive Officer Principal Asset Management Agung Budiono menambahkan pihaknya berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan komunitas difabel, termasuk pelaku UMKM yang tentunya terimbas pandemi saat ini. Pemberdayaan ini dilakukan tidak hanya dengan pemberian modal usaha.
 
"Namun juga dengan pendampingan untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka. Kami ingin mengajak masyarakat dan pelaku usaha lain untuk turut memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sosial dan ekonomi di sekitar kita, melalui berbagai proyek filantrofi," pungkas Agung.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif