Menteri Perdagangan M Lutfi - - Foto: dok Kemendag
Menteri Perdagangan M Lutfi - - Foto: dok Kemendag

Tertinggi Sejak 2011, Ekspor RI Tak Lagi Bergantung ke Komoditas

Eko Nordiansyah • 27 Januari 2022 15:39
Jakarta: Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan ekspor Indonesia mencapai USD231,54 miliar sepanjang 2021. Realisasi ekspor ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah karena melampaui capaian di 2011 sebesar USD203 miliar.
 
Lutfi mengungkapkan perbedaan ekspor pada 2011 dengan 2021 terdapat pada jenis barang-barang yang dijual. Pada 2021, empat dari lima produk yang banyak diekspor oleh Indonesia merupakan barang-barang industri tidak seperti pada 2011 lalu.

 
"Top 5 ekspor kita ini adalah barang-barang industri. Sedangkan kalau kita lihat di 2011, empat dari lima barang yang kita jual itu adalah produk barang mentah dan barang setengah jadi," kata dia dalam MGN SUMMIT 2022-Sinergi Bersama untuk Penguatan Sektor Riil, Kamis, 27 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertama, barang jadi yang banyak diekspor adalah CPO dan turunannya senilai USD32 miliar. Kemudian diikuti ekspor besi dan baja yang mencapai lebih dari USD20 miliar, dengan tujuan ekspor ke Tiongkok yang merupakan produsen pertama di dunia.
 
"Tidak pernah terbayangkan oleh kita, kebetulan saya pernah menjadi Kepala BKPM di 2005 dulu, kita ini menjadi penghasil, pengekspor dari besi stainless steel nomor dua di dunia," ungkapnya.
 
Ketiga, Indonesia juga menjadi pengekspor untuk barang-barang elektronik. Keempat, barang-barang otomotif yang mencapai USD8,6 miliar atau jika dijumlahkan setara dengan 350 ribu mobil. Selain juga ekspor batu bara yang merupakan paling besar.
 
"Jadi evolusi ini menunjukan bahwa Indonesia sedang berevolusi dari penjual barang mentah barang setengah jadi, menjadi barang industri dan industri berteknologi tinggi," pungkas dia.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif