Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak. Foto : Medcom/Annisa Ayu.
Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak. Foto : Medcom/Annisa Ayu.

Usai Akuisisi Vale, MIND ID Kuasai Cadangan Nikel Terbesar di RI

Ekonomi vale indonesia nikel Holding BUMN
Suci Sedya Utami • 13 Oktober 2020 14:53
Jakarta: Mining Industry Indonesia (MIND ID) atau Inalum telah resmi mengakuisisi saham PT Vale Indonesia. Saat ini holding tambang BUMN itu menjadi pemegang cadangan nikel terbesar di Indonesia.
 
Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak menyebutkan posisi cadangan yang dimiliki secara holding saat ini sebesar 30 persen. Pascaakuisisi Vale, ia bilang portofolio kepemilikan cadangan nikel di holding bertambah.
 
"Dengan penguasaan nikel di Indonesia oleh MIND ID melalui antam dan vale maka menjadi sebesar 30,4 persen. Kondisi ini menjadi potensi kami untuk menjadi pemain utama dalam mengelola nikel," kata Orias dalam webinar masa depan hilirisasi nikel Indonesia, Selasa, 13 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Orias merinci di Antam, cadangan nikel yang ada sebesar 736,7 ribu ton di tambang Kolaka. Sedangkan di Tambang Maluku Utara ada 2,7 juta ton. Kemudian di tambang GAG ada 768,8 ribu ton.
 
Di Konawe Utara ada 276,6 ribu ton, di Pomalaa milik Vale ada cadangan sebesar 2,8 juta ton serta di Sorowako ada 1,8 juta ton.
 
Menurut Orias, dengan potensi penguasaan cadangan maka amat penting bagi holding untuk melakukan hilirisasi dan tidak hanya menambang kemudian langsung diekspor dalam bentuk mentah. Sebab dengan hilirisasi, holding akan mampu menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi.
 
"Selama ini industri hilir kita di nikel belum sampai pada hasil akhir. Padahal ini diharapkan banyak alternatif. Jadi, daripada kita juga harus impor lagi, harus ada pengembangan hasil akhir dari nikel ini," jelas Orias.
 
Seperti diketahui, MIND ID telah mengambil alih 20 persen saham PT Vale Indonesia (PTVI) yang dilepas oleh Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (SMM). MIND ID harus mengeluarkan uang Rp5,52 triliun untuk mengakuisisi Vale.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif