Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani.

Tenang! Stok Pertalite di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat Aman

Annisa ayu artanti • 12 Agustus 2022 12:08
Jakarta: PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite masih aman untuk 15 hari ke depan di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
 
Area Manager Comm Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan menyatakan, proses pendistribusian BBM pertalite sejauh ini masih dalam kondisi yang aman. Sekalipun bahan bakar yang saat ini disubsidi oleh pemerintah tersebut mengalami peningkatan konsumsi harian.
 
Nantinya setelah terbit revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak, aturan ini lah yang akan menjadi acuan kebijakan penyaluran pertalite kepada masyarakat.
 
Baca juga: Menkeu Minta Pertamina Kendalikan Konsumsi Pertalite

Untuk saat ini Pertamina masih terus membuka pendaftaraan kendaran melalui laman Subsidi Tepat Mypertamina untuk kendaraan roda empat yang berhak mendapatkan BBM subsidi dengan jenis pertalite dan solar. Pendaftaran juga dapat dilakukan melalui aplikasi Mypertamina dan juga dapat berkonsultasi langsung di SPBU apabila terkendala secara online.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menggunakan BBM yang berkualitas dan ramah lingkungan serta yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan," ujar Eko dalam keterangan tertulis, Jumat, 12 Agustus 2022.
 
Semalam, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta PT Pertamina (Persero) untuk segera melakukan pengendalian konsumsi BBM jenis pertalite. Sehingga, beban subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak semakin membengkak.
 
"Kita akan menghadapi tekanan nilai tukar rupiah, deviasi harga minyak dan volume yang meningkat. Saya sampaikan ke Pertamina untuk mengendalikan (konsumsi pertalite), agar APBN tidak mengalami tekanan tambahan. Subsidi energi sudah mencapai Rp502 triliun," ujarnya dalam konferensi pers, dilansir Mediaindonesia.com, Jumat, 12 Agustus 2022.
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif