Kepala Pusat Pengembangan SDM Ketenagakerjaan (PPSDM) Kemenaker Helmiaty Basri membacakan sambutan dari Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi (Foto:Dok)
Kepala Pusat Pengembangan SDM Ketenagakerjaan (PPSDM) Kemenaker Helmiaty Basri membacakan sambutan dari Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi (Foto:Dok)

Sekjen Kemenaker Imbau ASN Lebih Profesional dalam Melayani Masyarakat

Ekonomi berita kemenaker
Rosa Anggreati • 22 September 2021 16:17
Jakarta: Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah memperoleh penempatan calon aparatur sipil negara (ASN) dari generasi milenial yang cerdas, kritis, dan kreatif untuk mengakselerasi pembangunan bangsa di bidang ketenagakerjaan. 
 
Sehubungan dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar Sanusi mengingatkan calon ASN tidak hanya menunjukkan prestasi ketika sedang mengikuti pelatihan dasar saja, tetapi juga mempertahankan  dengan menunjukkan prestasi nyata di dunia kerja sesungguhnya.
 
"Apapun jabatan saudara-saudari, hendaknya menjadi ASN yang profesional, berkarakter sebagai pelayan masyarakat. Pembangunan bangsa akan maju pesat apabila nilai-nilai Pancasila, bela negara, dan dasar PNS tidak hanya sekedar cita cita serta slogan belaka," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar Sanusi, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Pusat Pengembangan SDM Ketenagakerjaan (PPSDM), Helmiaty Basri, saat menutup Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II angkatan 21 dan Golongan III angkatan 52 hingga 61 Tahun 2021 di Pusdiklat Kemenaker, Selasa, 21 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Metode pembelajaran yang diterapkan dalam latihan dasar calon ASN tersebut mengikuti pola Corporate University (Corpu) yakni 10 persen peserta belajar mandiri, 20 persen belajar dengan pendampingan coach, dan 70 persen memperoleh bimbingan mentor di tempat kerja. Cara ini dinilai efisien dan efektif dalam mencetak calon ASN menjadi ASN yang profesional dan berkarakter sebagai pelayan masyarakat.
 
Melihat efektivitas pola Corpu tersebut, Anwar Sanusi mengimbau agar dikembangkan secara bergotong royong oleh PPSDM Ketenagakerjaan dan seluruh unit kerja di lingkungan Kemenaker.  
 
"Harapan saya agar metode Corpu ini dapat dikembangkan di seluruh unit kerja kita masing-masing. Nanti akan kita kelola dalam Manajemen Talenta yang sedang dikembangkan agar memiliki talenta-talenta ketenagakerjaan yang andal," kata Anwar Sanusi.
 
Sebelumnya, pada Juli 2021, Presiden Joko Widodo meresmikan core values ASN Ber-AKHLAK dan employee branding "Bangga Melayani Bangsa."
 
"Marilah kita, seluruh jajaran Kemenaker, mendalami core values ASN dan pedoman perilaku yang terkandung di dalamnya, serta dapat menjabarkan dalam pedoman perilaku sesuai dengan tugas dan fungsi unit kerja masing-masing," ucap Sekjen Anwar.
 
Menaker Ida Fauziyah pun meminta agar Kemenaker harus mampu mewujudkan Sembilan Lompatan Besar guna merespons berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam sistem digitalisasi yang berimplikasi terhadap sistem ketenagakerjaan. Kolaborasi, tanggung jawab, dan kerja keras adalah modal awal untuk menjawab tantangan tersebut. 
 
Lebih lanjut, Anwar Sanusi menyampaikan terima kasih kepada PPSDM Ketenagakerjaan, Widyaiswara, pimpinan unit kerja yang telah bersedia menjadi mentor bagi calon ASN sehingga proses aktualisasi nilai-nilai dasar dapat terimplementasi dengan baik.
 
"Kepada para peserta yang mendapatkan predikat sangat memuaskan, jangan cepat berpuas diri. Begitu pun yang mendapatkan predikat memuaskan, jangan berkecil hati. Tetap semangat tantangan ke depan semakin besar," ucapnya.
 
Penutupan Latihan Dasar calon ASN Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2021 dilakukan serentak bagi 413 calon ASN yang dilakukan secara daring dan luring, serta dibagi dalam enam gelombang latihan dasar.
 
(ROS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif