Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

PMI Manufaktur Kembali Ekspansif Tanda Pengendalian Covid-19 Berjalan Efektif

Ekonomi industri manufaktur pandemi covid-19 penanggulangan covid-19
Eko Nordiansyah • 01 Oktober 2021 18:24
Jakarta: Indikator aktivitas manufaktur Purchasing Managers Index (PMI) tercatat sebesar 52,2 pada September 2021. Angka ini berarti aktivitas produksi manufaktur diekspektasi akan kembali di zona ekspansi karena berada di atas 50 setelah dua bulan berada di level kontraksi yaitu 40,1 pada Juli dan 43,7 pada Agustus.
 
"Perbaikan aktivitas sisi produksi terjadi sangat cepat. Ini sejalan dengan kemajuan pengendalian pandemi covid-19 yang juga berjalan sangat cepat dan efektif," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu dalam keterangan resminya, Jumat, 1 Oktober 2021.
 
Febrio menyebut, kenaikan indikator PMI yang cukup signifikan pasca varian delta ini mengonfirmasi kinerja sektor manufaktur nasional yang akan terus meningkatkan produksinya dalam waktu dekat. Seiring dengan perbaikan ini, pelaku manufaktur nasional akan kembali membuka lapangan kerja serta meningkatkan stoknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Demi memenuhi peningkatan permintaan yang sedang terjadi sejak September pasca dilonggarkannya kebijakan PPKM di sejumlah daerah," ungkapnya.
 
Perbaikan indikator PMI ini juga saling mendukung dengan indikator ekspor khususnya nonmigas yang terus mencatatkan pertumbuhan double digit. Pada Agustus, ekspor nonmigas mampu tumbuh 63,4 persen year on year (yoy). Ruang pertumbuhan untuk ekspor produk-produk unggulan nasional masih sangat besar.
 
"Hal ini tercermin dari indikator subkomponen PMI, permintaan ekspor baru yang masih belum optimal karena belum meratanya pemulihan ekonomi dunia dan adanya hambatan pengiriman (shipping)," ujar dia.
 
Ia mengatakan, tambahan kasus harian covid-19 juga sudah mengalami penurunan yang sangat signifikan dalam dua bulan terakhir. Per 30 September, tambahan kasus covid-19 sangat rendah yaitu 1.690 kasus per hari. Terkendalinya pandemi ini seiring juga dengan percepatan vaksinasi yang mencapai 142,19 juta.
 
"Kemajuan ini akan terus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam beraktivitas sejalan langkah Pemerintah untuk melakukan pembukaan bertahap (gradual reopening) secara hati-hati dengan menurunkan level PPKM Jawa-Bali. Indikator sisi konsumsi juga menunjukkan tren yang sama, sudah meningkat sangat pesat," pungkas dia.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif