Ilustrasi sapi. (Foto: Antara/Zabur Karuru)
Ilustrasi sapi. (Foto: Antara/Zabur Karuru)

Mentan Tinjau Proses IB Sapi Lokal di Cipelang

Ekonomi berita kementan
Gervin Nathaniel Purba • 19 September 2020 19:40
Bogor: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau proses Inseminasi Buatan (IB) sapi lokal dan internasional di laboratorium dan kandang utama Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 19 September 2020.
 
Di sana, Mentan Syahrul memantau produksi peranakan hingga perawatan sapi melalui sentuhan teknologi canggih. Syahrul ingin setiap tahun selalu ada akselerasi untuk menghadirkan bibit yang banyak.
 
"Saya harap setiap tahun selalu ada akselerasi untuk menghadirkan bibit yang banyak semennya dan banyak inseminasinya secara massal," ujar Syahrul, dikutip keterangan tertulis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akselerasi bibit unggul dan berkualitas ini merupakan perintah Presiden Jokowi dalam memenuhi kebutuhan gizi hewani masyarakat Indonesia. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai leading sektor pertanian dan peternakan berencana akan memperbanyak balai embrio ternak serupa di seluruh Indonesia.
 
"Salah satu yang harus kita kembangkan ke depan adalah memperbanyak embrio di seluruh Indonesia. Mudah mudahan tahun depan kita memiliki balai seperti ini di setiap provinsi," ujarnya.
 
Menurut Mentan, Balai Embrio Cipelang merupakan balai ternak modern yang sudah memenuhi standar internasional. Balai ini mampu menghasilkan sapi unggul dengan proses pengembangan modern melalui sentuhan teknologi terbaru seperti laboratorium dan mesin jepit khusus potong kuku.
 
"Standar yang ada di Cipelang ini adalah standar internasional. Saya lihat hasilnya sangat bagus dan sapinya besar-besar," kata Syahrul.
 
Sebagai informasi, populasi ternak di BET Cipelang saat ini mencapai 627 ekor. Terdiri dari 211 ekor donor, 211 ekor resipien, 139 ternak muda, dan 56 ekor anakan. Sapi donor merupakan sapi bibit betina sehat yang digunakan dalam produksi embrio untuk memenuhi persyaratan mutu yang telah ditetapkan dalam standar.
 
Kepala Balai Embrio Ternak Cipelang Oloan Parlindungan Lubis menjelaskan, sapi donor merupakan sapi yang berasal dari berbagai rumpun sapi di Indonesia seperti sapi simmental, sapi FH, sapi Limousin, sapi PO/SO, sapi belgian blue, Wagyu dan sapi Angus.
 
Kata Oloan, embrio Cipelang merupakan sapi ternak berkualitas yang dihasilkan melalui donor dan pejantan berkualitas dengan ditunjang SDM berkompeten dan didukung perlengkapan modern.
 
"Seluruh embrio sapi yang hasilkan atau ditransferkan atau bahasanya bayi tabung langsung didistribusikan ke seluruh Indonesia untuk meningkatkan mutu genetik ternak Indonesia," kata Oloan.
 
(ROS)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif