Jakarta: Pemerintah terus mempercepat realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 15.845 KDMP telah rampung sepenuhnya, mulai dari pembangunan gedung, gudang, gerai usaha, hingga penyediaan berbagai fasilitas pendukung operasional.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan, selain penyelesaian pembangunan fisik, pemerintah juga telah menuntaskan pembentukan badan hukum bagi sekitar 83 ribu KDMP melalui penerbitan akta pendirian.
| Baca juga: Kemenkop Dorong Digitalisasi Koperasi Lewat Hackathon Digital Cooperatives 2026 |
"Sebanyak 83 ribu badan hukum KDMP telah selesai. Sementara yang sudah tuntas pembangunan fisik, termasuk gudang, gerai, dan seluruh kelengkapannya mencapai 15.845 unit," ujar Ferry dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu.
Ia menambahkan, pembangunan 19.539 KDMP lainnya masih berlangsung. Dengan demikian, total koperasi yang sedang dan telah selesai dibangun saat ini mencapai sekitar 35 ribu unit.
Menurut Ferry, pemerintah juga tengah menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola koperasi tersebut. Setelah program pendidikan dan pelatihan calon manajer selesai pada awal Agustus 2026, para peserta akan langsung ditempatkan di KDMP yang telah siap beroperasi.
Dalam kesempatan yang sama, Ferry berharap Presiden Prabowo Subianto dapat meresmikan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada Agustus 2026.
"Kami berharap, atas perkenan Bapak Presiden, operasional KDMP dapat diresmikan pada Agustus mendatang," katanya.
Puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Pemerintah menargetkan 40 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sudah beroperasi hingga akhir 2026 sebagai bagian dari strategi memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mengejar penyelesaian pembangunan fisik koperasi, tetapi juga memastikan setiap KDMP memiliki pengelola yang kompeten.
Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Koperasi menggelar pelatihan bagi calon manajer pada 17–31 Juli 2026. Materi yang diberikan meliputi tata kelola koperasi, pengembangan usaha, manajemen operasional, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada anggota dan masyarakat, sehingga koperasi dapat berjalan secara profesional sejak mulai beroperasi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda