Tren tersebut terlihat dari penggunaan solusi pemasaran Grab oleh pelaku usaha F&B. Pada tahun 2026, Grab mencatat jumlah enterprise F&B merchant yang menggunakan Grab sebagai full funnel marketing solution meningkat 120 persen, atau sekitar 2,2 kali lipat dibandingkan sebelumnya.
“Di 2026 ini ada peningkatan 120 persen enterprise F&B merchant yang menggunakan Grab as full funnel marketing solution, atau sederhananya 2,2 kali,” ujar Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho dalam F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026 pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Kenaikan tersebut menunjukkan bagaimana strategi pemasaran F&B mulai bergeser dari sekadar mengejar tayangan iklan, menuju pendekatan yang menghubungkan berbagai tahap perjalanan konsumen.
Pendekatan ini menghubungkan tahap awareness, consideration, hingga conversion, baik melalui aktivitas di aplikasi maupun berbagai aktivitas pemasaran di luar aplikasi.
“F&B enterprise yang ada di dalam Grab Group itu menggunakan solusi Grab Ads. Intinya adalah lebih kepada bagaimana mereka memanfaatkan dan mengkombinasikan top of mind yang meng-create awareness atau relevansinya, supaya muncul di konsumen sampai kemudian kepada conversion,” jelas Roy.
Budget Besar Bukan Berarti Otomatis Menang
Roy menilai brand yang memiliki dana iklan yang besar, tidak otomatis akan selalu muncul dan lebih mudah untuk dipilih konsumen, karena relevansi tetap menjadi faktor penting dalam menghubungkan brand dengan target konsumennya.
“Jadi kata kuncinya lebih kepada relevansi, bagaimana brand F&B yang ada di dalam GrabFood bisa lebih relevan kepada konsumen,” katanya. (Wisa Irena Br Sitepu)