Plastik. Foto: MI/Sumaryanto.
Plastik. Foto: MI/Sumaryanto.

Plastik Kian Mahal, Mendag Ajak Masyarakat Lebih Bijak saat Belanja

Arif Wicaksono • 16 April 2026 19:07
Jakarta: Kenaikan harga plastik akibat tekanan rantai pasok global mulai terasa. Menteri Perdagangan Budi Santoso pun mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sebagai langkah sederhana yang berdampak luas, baik bagi pedagang maupun stabilitas harga kebutuhan pokok.
 
Baca juga:  Tips Kurangi Sampah Plastik, Mulai dari Kebiasaan Kecil di Rumah

Dikutip dari Antara, Budi menyoroti sulitnya memperoleh bahan baku plastik, terutama nafta, di tengah dinamika global. Gangguan pengiriman dan ketatnya persaingan antarnegara dalam memperebutkan pasokan membuat distribusi melambat dan berpotensi mendorong harga naik.
Menurutnya, kondisi ini justru bisa menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengubah kebiasaan konsumsi sehari-hari. Salah satu langkah paling mudah adalah membawa tas belanja sendiri saat beraktivitas di pasar.
 
“Hal kecil seperti ini bisa berdampak besar. Kalau masyarakat mulai mengurangi penggunaan plastik yang sebenarnya tidak perlu, beban pedagang juga ikut berkurang,” ujarnya.
 
Ia menjelaskan, pedagang pasar rakyat selama ini menanggung kebutuhan plastik sebagai bagian dari layanan kepada pembeli. Ketika harga plastik meningkat, biaya tambahan tersebut berpotensi memengaruhi harga barang lain yang dijual.

Dengan mengurangi ketergantungan pada plastik, biaya operasional pedagang dapat ditekan, sekaligus membantu menjaga harga tetap stabil di tingkat konsumen.
 
Meski begitu, Budi memastikan bahwa hingga saat ini kenaikan harga plastik belum memberikan dampak signifikan terhadap harga bahan pokok. Berdasarkan pemantauan langsung di sejumlah pasar, termasuk di Gresik, harga komoditas seperti cabai dan kebutuhan pangan lainnya masih relatif terkendali, bahkan banyak yang berada di bawah harga eceran tertinggi (HET).
 
Pemerintah, lanjutnya, terus menjajaki alternatif sumber pasokan bahan baku plastik dari berbagai negara. Koordinasi dengan pelaku industri dan perwakilan perdagangan di luar negeri juga diperkuat guna memastikan kebutuhan dalam negeri tetap terpenuhi di tengah tekanan global.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan