Ilustrasi Hutama Karya - - Foto: Antara/Septianda Perdana
Ilustrasi Hutama Karya - - Foto: Antara/Septianda Perdana

Hutama Karya Siapkan Protokol New Normal

Ekonomi hutama karya New Normal
Suci Sedya Utami • 22 Mei 2020 16:27
Jakarta: PT Hutama Karya (Persero) telah menyiapkan protokol new normal dalam proses pemulihan kembali aktivitas industri di tengah pandemi covid-19. Hal tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Menteri BUMN Nomor 336 Tahun 2020 tentang antisipasi skenario the new normal BUMN.
 
Protokol ini akan menjadi panduan karyawan dan segera diimplementasikan oleh Hutama Karya pascalebaran guna mengembalikan produktivitas kerja, pemulihan aktivitas ekonomi, hingga mempercepat penyelesaian proyek yang tengah digarap oleh perusahaan.
 
Senior Executive Vice President (SEVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan dalam pelaksanaan skenario new normal, perusahaan akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Melalui tim tanggap darurat, kami telah melengkapi protokol bekerja sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Protokol ini berlaku di seluruh unit kerja perusahaan baik di kantor pusat maupun di proyek.” ujar Fauzan dalam keterangan resmi, Jumat, 22 Mei 2020.
 
Ia menjelaskan karyawan yang diizinkan untuk Work From Office (WFO) pada tahap pertama ini ialah yang berusia maksimal 45 tahun, sedang dalam kondisi sehat, dan dilengkapi dengan hasil rapid test non-reaktif covid-19.
 
Sebelum kembali bekerja di kantor, seluruh karyawan yang masuk kedalam kategori diizinkan WFO akan dilakukan rapid test terlebih dahulu. Jika rapid test menunjukkan hasil non-reakif, maka akan diizinkan bekerja. Namun jika hasilnya adalah sebaliknya, maka karyawan tersebut akan dikarantina dan diproses untuk melakukan swab test di rumah sakit sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.
 
"Untuk rapid test semuanya difasilitasi oleh perusahaan,” tutur dia.
 
Disamping itu, perseroan juga mempersiapkan diri untuk menyambut new normal dengan pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi. Hal ini menjadi penting untuk memastikan seluruh proses bisnis konstruksi dapat tetap berjalan ditengah berbagai skenario yang mungkin terjadi saat pandemi Covid-19 masih mewabah.
 
“Sejak diterapkannya kebijakan WFH di Hutama Karya, kami dengan cepat memanfaatkan teknologi digital dalam bekerja. Saat ini kami memiliki sistem aplikasi terintgerasi berbasis SAP untuk mendukung proses kerja,” ujar Fauzan.
 
Kemudahan yang ditawarkan perusahaan dengan teknologi digital ini mulai dari proses absensi secara online dengan menggunakan aplikasi, tanda tangan dokumen secara digital, optimalisasi office 365, hingga sistem aplikasi Human Capital berbasis employe selfservice yang dapat diakses oleh seluruh pegawai.
 
Dari sisi engineering, perusahaan telah menggunakan Autodesk BIM 360 yang mampu mengendalikan proyek bangunan sejak fase awal dan mengomunikasikan desain yang dimaksud secara efektif. Sementara dari sisi supply chain management, Hutama Karya juga menggunakan aplikasi berbasis SAP untuk memantau hingga memproses invoce yang masuk dari berbagai rekanan perusahaan.
 
"Hal ini membuat Hutama Karya tetap dapat menjalankan proses bisnisnya dengan maksimal ditengah kondisi seperti sekarang,” pungkas Fauzan.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif