Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Chandra Asri Dorong Investasi Teknologi dan Pelatihan SDM

Husen Miftahudin • 29 Desember 2021 21:05
Jakarta: Perusahaan petrokimia terintegrasi, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) terus melakukan perbaikan proses, investasi teknologi, dan pelatihan untuk sumber daya manusia. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bisnis perusahaan yang berjalan memberikan dampak seminimal mungkin bagi lingkungan.
 
Direktur Human Resource dan Corporate Affairs Chandra Asri Suryandi mengatakan, perusahaan juga melakukan investasi dalam hal teknologi, proses improvement yang mencakup upaya-upaya dalam aspek penggunaan air, energi, emisi, limbah B3 dan non B3, serta biodiversity untuk mengurangi dampak lingkungan dan sosial.
 
"Selain aspek dalam penggunaan SDA (Sumber Daya Alam), perusahaan melakukan upaya dalam aspek sosial seperti Human Resources Development (training), serta Community Empowering," ujar Suryandi, dalam siaran persnya, Rabu, 29 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di bidang pemberdayaan masyarakat, perusahaan fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar area operasional, salah satunya lewat program perbaikan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat Kampung Cisiram.
 
Terkait pengelolaan lingkungan, upaya Chandra Asri mengurangi dampak perubahan iklim (climate change) dilakukan melalui peralihan ke energi terbarukan dengan pemasangan solar panel, optimasi penggunaan steam, peremajaan alat dengan efisiensi lebih tinggi, dan juga upaya-upaya untuk meningkatkan efisiensi pemakaian energi di proses produksi.
 
"Di samping itu perusahaan juga melakukan minimasi limbah B3 yang dihasilkan dengan melakukan implementasi prinsip 4R di seluruh rantai bisnis," papar dia.
 
Chandra Asri juga terus berupaya melakukan inovasi serta investasi untuk mengurangi dampak lingkungan sebagai komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan SDGs. Perusahaan juga telah mengoperasikan Enclosed Ground Flare (EGF) yang dibangun di kompleks pabrik petrokimia di Cilegon, Banten dengan nilai investasi mencapai USD14 juta.
 
"EGF ini merupakan suar tanpa asap yang merupakan teknologi pemrosesan pembakaran menggunakan metode flaring tertutup sehingga tidak menimbulkan radiasi panas dan radiasi udara (kebisingan)," urai Suryandi.
 
Atas upaya tersebut, Chandra Asri meraih predikat Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Hijau 2021 untuk kedua pabriknya di Puloampel dan Ciwandan.
 
Suryandi bilang, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh karyawan dalam menjalankan komitmen perusahaan pada pengelolaan lingkungan serta kontribusinya untuk pengembangan masyarakat.
 
"Penghargaan ini semakin memperkuat komitmen kami dalam pengelolaan sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi dan air, serta penurunan beban air limbah dan emisi. Komitmen ini tidak hanya berhenti pada pengelolaan lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada masyarakat sekitar di mana kami beroperasi," pungkas Suryandi.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif