Bank Sumsel Babel (BSB) mendukung sukses pemulihan ekonomi nasional (PEN) dengan mengucurkan kredit untuk pendanaan pembangunan infrastruktur (Foto:Dok.BSB)
Bank Sumsel Babel (BSB) mendukung sukses pemulihan ekonomi nasional (PEN) dengan mengucurkan kredit untuk pendanaan pembangunan infrastruktur (Foto:Dok.BSB)

Dukung PEN, Bank Sumsel Babel Kucurkan Kredit Pendanaan Infrastruktur

Ekonomi Bank Sumsel Babel
Rosa Anggreati • 12 November 2020 18:01
Jakarta: Dalam rangka mengurangi dampak pandemi covid-19 terhadap perekonomian, pemerintah menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) mendukung sukses PEN dengan mengucurkan kredit untuk pendanaan pembangunan infrastruktur.
 
Bank Sumsel Babel menyalurkan kredit bagi pemerintah daeran untuk digunakan sebagai sumber dana pembangunan infrastruktur. Hal ini dilakukan guna mendorong pemulihan perekonomian di Sumsel dan Babel.
 
“Saat ini ada beberapa daerah yang melakukan pinjaman untuk membiaya pembangunan infrastruktur,” kata Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terdapat tiga kabupaten di Sumsel yang mendapat kucuran kredit infrastruktur. Plafon kredit tertinggi diberikan kepada Pemkab Banyuasin senilai hampir Rp200 miliar. Kemudian, Pemkab Pali dengan nilai kredit Rp99 miliar. Kabupaten Empat Lawang pun telah mendapat persetujuan DPRD untuk meminjam kepada Bank Sumsel Babel, realisasinya pada 2021 dan masuk APBD 2021.
 
Dukung PEN, Bank Sumsel Babel Kucurkan Kredit Pendanaan Infrastruktur
Penandatanganan persetujuan DPRD terhadap pinjaman Pemda Kabupaten Empat Lawang di Bank Sumsel Babel pada Senin, 10 November 2020 (Foto:Dok.BSB)
 
Achmad Syamsuddin mengatakan sebagai bank pembangunan daerah (BPD), Bank Sumsel Babel perlu berkontribusi dalam kemajuan daerah.
 
Salah satunya dengan memberikan kredit untuk digunakan membangun infrastruktur. Apalagi, saat ini semua pemda telah melakukan kebijakan refocussing dan realokasi APBD untuk penanganan covid-19, sehingga berdampak terhadap alokasi dana untuk pembangunan infrastruktur.
 
“Kredit ini sifatnya dana talangan karena sekarang dana mereka terpakai untuk penanganan covid-19. Nanti setelah ada dana, langsung dibayarkan oleh pemda seperti Pali. Sedangkan, daerah lain sesuai masa kerja kepala daerah
tersebut,” katanya.
 
Dia menjelaskan ekspansi di kredit produktif merupakan salah satu strategi bisnis Bank Sumsel Babel dalam fungsi intermediasi.
 
“Kredit konsumtif jangan dibuang karena itu kekuatan kami. Sekarang kami tambah kekuatan baru di kredit produktif, ini yang lagi dibangun. Selain infrastruktur, kami juga masuk di sektor pertanian, perikanan karena memang prospeknya bagus,” ucapnya.


Apresiasi dan Harapan


Kontribusi Bank Sumsel Babel dalam pembangunan daerah dan pemulihan ekonomi nasional menuai apresiasi positif dari sejumlah kepala daerah.
 
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi mengatakan keberadaan Bank Sumsel Babel bermanfaat mendukung perekonomian masyarakat Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
 
"Bank Sumsel Babel di daerah kami sangat diperlukan masyarakat, karena sangat aktif memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada masyarakat," ucap Erzaldi.
 
Kehadiran Bank Sumsel Babel bukan hanya memenuhi kebutuhan pinjaman aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga masyarakat sehingga perkonomian tumbuh dan bergerak terlebih pada masa pandemi covid-19.
 
Dukung PEN, Bank Sumsel Babel Kucurkan Kredit Pendanaan Infrastruktur
 
"Saya juga ingin ke depannya modal penyertaan di Bank Sumsel Babel terus ditingkatkan sehingga BPD ini mampu menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR). InsyAllah, tahun ini penyertaan modal di Bank Sumsel Babel dari Pemprov Babel bertambah sekitar Rp5 miliar," kata Erzaldi.
 
Tak lupa Erzaldi mengucapkan selamat ulang tahun ke-63 untuk Bank Sumsel Babel.
 
"Saya ucapkan selamat ulang tahun ke-63 Bank Sumsel Babel. Semoga terus eksis dan berjaya, serta memberi manfaat bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," tuturnya.
 
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru turut menyampaikan apresiasi atas kinerja Bank Sumsel Babel. Herman Deru berharap Bank Sumsel Babel terus eksis dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi baik di Sumsel maupun Babel.
 
Dukung PEN, Bank Sumsel Babel Kucurkan Kredit Pendanaan Infrastruktur
 
"Karena itu, saya harap kinerja Bank Sumsel Babel harus memiliki Rencana Bisnis Bank (RBB) yang semakin mendekati ekonomi kerakyatan. RBB kita harus makin mendekati dengan apa yang terjadi di lapangan baik UMKM, IKM, dan sebagainya. Dan ini harus diperbesar lagi. Saya menargetkan Bank Sumsel Babel dapat mendongkrak market share di Sumsel dari sebelumnya 13 persen menjadi 30 persen," ucap Herman Deru.
 
Sebagai ‘tuan rumah,’ Sumsel harus memiliki market share minimal 30 persen. Oleh karena itu Herman Deru memgimbau warga Sumsel menjadi nasabah Bank Sumsel Babel.
 
"Saya berharap Bank Sumsel Babel semakin kuat bersaing tidak hanya dengan BPD lain se-Indonesia, tapi juga bank swasta dalam dan luar negeri. Mampu mengekspansi cabang ke provinsi lain. Bukan apa-apa, saat ini justru bank daerah lain yang buka cabang di sini (Sumsel). Artinya, kita harus bisa juga seperti itu, karena mereka saja bisa membaca bahwa ada celah dan potensi di sini," kata Herman Deru.
 
(ROS)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif