Tandyo menegaskan, pelaksanaan berbagai program tersebut menjadi salah satu tanggung jawab yang akan dijalankan setelah dirinya dipercaya memimpin TNI AD. Ia ingin memastikan program pemerintah yang melibatkan prajurit Angkatan Darat dapat berjalan sesuai arahan Presiden.
Penegasan itu disampaikan Tandyo setelah dilantik sebagai KSAD. Ia menyebut percepatan operasionalisasi program-program strategis pemerintah akan menjadi pekerjaan rumah bagi institusinya.
"Saya mendapat amanah dari negara melalui Pak Presiden menjadi Kepala Staf Angkatan Darat. Tentunya banyak program-program strategis dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran yang melibatkan Tentara Nasional Angkatan Darat. Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi, apakah itu KDKMP, apakah itu Sekolah Rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan," ujar Tandyo, dikutip dari program Breaking News Metro TV, Kamis, 15 Oktober 2026.
Selain mendukung program prioritas pemerintah, Tandyo menempatkan pembangunan kekuatan militer sebagai agenda penting dalam kepemimpinannya. Penguatan tersebut terutama menyasar kemampuan TNI AD dalam menjalankan tugas pertahanan negara.
Ia menjelaskan, upaya pembangunan kekuatan militer juga berkaitan dengan lingkup tugas Kementerian Pertahanan. Karena itu, TNI AD akan mengambil peran dalam memperkuat kemampuan pertahanan sesuai dengan tanggung jawab institusinya.
"Saya membantu untuk pembangunan kekuatan, kekuatan yang mungkin menjadi sektornya dari Pak Menteri Pertahanan, membangun kekuatan khususnya bagian dari TNI Angkatan Darat," kata dia.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan Tandyo tidak hanya diarahkan untuk melanjutkan keterlibatan TNI AD dalam program pembangunan pemerintah, tetapi juga memperkuat kapasitas pertahanan di lingkungan Angkatan Darat.
Lanjutkan Program yang Telah Berjalan
Tandyo juga memastikan sejumlah program yang sudah berjalan sebelum pergantian kepemimpinan KSAD akan tetap dilanjutkan. Ketahanan pangan dan KDKMP menjadi dua program yang secara khusus disebutnya sebagai bagian dari agenda berkelanjutan TNI AD.
Menurut dia, pelaksanaan kedua program tersebut telah dimulai sebelumnya sehingga fokus berikutnya adalah meneruskan pekerjaan yang sudah berjalan.
"Saya kira sudah ada description-nya ya. Jadi kalau kita tugas-tugas yang tentang ketahanan pangan, tentang KDKMP kan sudah berjalan sebelumnya, itu yang kita teruskan," ujar dia.
Dengan demikian, TNI AD di bawah kepemimpinan Tandyo akan menjalankan dua agenda utama, yakni mempercepat keterlibatan dalam program strategis pemerintahan Prabowo dan meneruskan pembangunan kekuatan pertahanan. Pelaksanaan kedua agenda tersebut akan menjadi bagian dari tugas Tandyo selama menjabat sebagai KSAD.