Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Darmadi Darmawangasa, President Director ERA Indonesia, mewakili manajemen dan jaringan agen di seluruh Indonesia.
Pengakuan atas Profesionalisme dan Transformasi Industri Properti
Dewan juri ITAY menilai ERA Indonesia sebagai pelopor sistem franchise properti modern yang konsisten membangun standar profesionalisme agen serta tata kelola bisnis yang terstruktur.Rasional penilaian meliputi jaringan kantor dan agen yang tersebar luas di berbagai kota besar, sistem pelatihan dan sertifikasi agen yang terstandarisasi, volume listing dan transaksi properti yang signifikan, pemanfaatan digital marketing dan platform pemasaran modern, dan kontribusi terhadap peningkatan kepercayaan konsumen dalam transaksi properti.
Model bisnis ERA dinilai tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan jaringan, tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM dan perlindungan konsumen dalam industri properti.
| Baca juga: SUCOFINDO Raih Penghargaan Indonesia Top Achievements of the Year 2026 |
Apresiasi dalam Tema Transformasi Nasional
Acara ITAY 2026 dibuka oleh Suryopratomo, Komisaris Metro TV, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya transformasi dalam dunia usaha.“Tema ITAY tahun ini adalah Transformation for Reinventing Indonesia. Institusi yang mampu membangun sistem profesional dan adaptif terhadap perubahan pasar patut mendapatkan apresiasi,” jelasnya dikutip Jumat, 27 Februari 2026.
Salah satu dewan juri, Prof. Dr. Ricardi S. Adnan, menyampaikan penilaiannya terhadap ERA Indonesia. Dia menyatakan perusahaan telah menerapkan standar profesi agen properti.
“ERA Indonesia menonjol karena membangun sistem yang menstandarkan profesi agen properti. Profesionalisme dan tata kelola menjadi faktor penting dalam keputusan dewan juri,” ucapnya.
Founder ITAY, Arief Hidayat Thamrin, menambahkan penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang menunjukkan kombinasi antara prestasi, inovasi, dan kontribusi nyata terhadap industrinya. ERA Indonesia memenuhi kriteria tersebut.
Penjurian Independen dan Kredibel
Penghargaan ITAY 2026 ditetapkan melalui proses seleksi dan diskusi panel dewan juri independen yang terdiri dari akademisi dan praktisi nasional. Penilaian mengacu pada lima kriteria utama yaitu prestasi, inovasi, transformasi, kompetensi inti, dan kontribusi, dengan pendekatan berbasis data dan dampak industri.Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News