Jakarta: Perancang busana Ivan Gunawan berbagi cerita tentang cara memasarkan desain rancangannya selama ini. Igun, begitu ia akrab disapa, mengaku enggan memasarkan produknya melalui department store.
"Aku dari awal bikin brand enggak pernah masuk department store. Kalau masuk department store mahal banget. Sebagai UMKM mandiri kalau margin dipotong 45 persen kayaknya aku bisa asma," ujarnya sambil terkekeh, dalam diskusi daring bersama Jobstreet Indonesia, Rabu, 17 November 2021.
Igun pun mengakui dalam kurun waktu lima tahun terakhir, lebih senang memasarkan produknya secara online, yakni dengan mengandalkan media sosial yang dia miliki.
"Setelah transformasi digital, Aku baru menyadari berjualan online ternyata lebih mudah dan menguntungkan," imbuhnya.
Tak hanya itu, menurutnya, transformasi digital juga kerap membantunya dalam menciptakan ide produk hanya dengan melihat karakter followers-nya.
"Misalnya mau tahu kira-kira yang disukai followers-ku tuh apa, sih? Nah, 75 persen dari followers-ku itu kan perempuan berhijab. Kalau aku bikin baju seksi-seksi, nanti yang beli siapa?" pungkasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan