Subsektor peternakan menyumbang emisi karbon cukup besar - - Foto: dok Kementan
Subsektor peternakan menyumbang emisi karbon cukup besar - - Foto: dok Kementan

Strategi Sektor Pertanian Tekan Emisi Karbon

Suci Sedya Utami • 27 Juli 2021 15:01
Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan sektor pertanian di tanah ikut berperan dalam menekan emisi  gas rumah kaca atau karbondioksida (CO2). Pasalnya, sektor pertanian menyumbang 14 persen dari total emisi secara global
 
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono mengatakan dalam komitmen global, Indonesia menargetkan untuk mengurangi emisi 29 persen dengan upaya sendiri dan 41 dengan dukungan internasional di 2030.
 
"Emisi pertanian dalam total emisi yang ada di kita kurang lebih 14 persen secara umum global," kata Kardi dalam acara Media Group News Summit Series bertajuk Indonesia Green Summit 2021, Selasa, 27 Juli 2021.
 
Secara global, penurunan emisi di sektor pertanian ditargetkan sebesar dua persen per tahun untuk menuju 2030. Kardi mengatakan pihaknya telah memiliki rencana aksi nasional untuk menurunkan emisi karbon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masing-masing subsektor dalam sektor pertanian ikut berperan dalam menurunkan emisi misalnya subsektor peternakan pada sapi. Ia bilang ketika sapi menguap ikut menyumbang emisi karena mengeluarkan CO2. Maka yang harus dilakukan yakni melakukan manajemen pada pakannya sehingga ketika menguap tidak menghasilkan emisi yang tinggi.
 
Kemudian kotoran sapi bisa langsung dikompres pada pupuk organik atau kompos untuk menekan emisi. "Menguapnya sapi emisinya cukup tinggi, maka ada manajemen pakan ternak yang dikelola dengan baik," tutur dia.
 
Kemudian di subsektor tanaman pangan, misalnya padi harus dipertimbangkan varietasnya, kemudian budidaya tanaman lalu manajemen pengelolaan sawah. Lebih lanjut ia bilang rencana aksi ini juga perlu diimplementasikan dan diteruskan di level daerah.
 
"Dalam perspektif agrikultur perlu ada satu sinergi lintas K/L dalam mengimplementasikan program-programnya dan disambut pemda dalam perspektif implementasi," jelas dia.

 
(Des)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif