Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. Foto: Biro Humas Kemendag.
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. Foto: Biro Humas Kemendag.

Mendag: Kerja Sama adalah Kunci Penting Hadapi Ancaman Resesi

Media Indonesia • 08 November 2022 13:50
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengingatkan, kerja sama pada level global maupun nasional adalah kunci penting dalam menghadapi ancaman resesi. Sejauh ini, Indonesia masih memperlihatkan tren positif dalam menjaga tingkat inflasi dan mempertahankan kinerja perdagangan.
 
"Indonesia akan semakin maju kalau kita berkolaborasi dan bekerja sama, itu kunci penting untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia," jelas Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangan resmi, Selasa, 8 November 2022.
 
Menurut Mendag, tantangan berat perekonomian di setiap negara dapat dihadapi dengan kerja sama antara seluruh pihak. Selain itu, kerja sama juga diperlukan dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju pada 2045.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita patut bersyukur karena di tengah tantangan global, ekonomi Indonesia tumbuh 5,72 persen (yoy) pada kuartal III-2022. Neraca Perdagangan Indonesia juga surplus selama 29 bulan berturut-turut. Bahkan, pada Januari-September 2022, surplus mencapai USD39,87 miliar. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari hasil sinergi seluruh para pemangku kepentingan dalam menjaga perekonomian nasional," tuturnya.
 
Baca juga: Indonesia Diyakini Keluar dari Resesi Global Tahun Depan

 
Terkait kondisi perdagangan internasional Indonesia, Mendag Zulkifli Hasan memaparkan sudah waktunya Indonesia fokus bermitra dagang dengan negara nontradisional dan mulai semakin memanfaatkan toll way yang disiapkan Kementerian Perdagangan melalui perjanjian perdagangan internasional.
 
"Kemendag memprioritaskan penetrasi pasar ekspor nontradisional melalui promosi, misi dagang, dan pembentukan kerja sama perdagangan melalui skema Preferential Trade Agreement (PTA), Free Trade Agreement (FTA), maupun Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA)," imbuh Zulkifli.
 
Sedangkan di dalam negeri, lanjut Mendag, harga barang kebutuhan pokok saat ini terpantau stabil. "Untuk minyak goreng curah yang menjadi tugas khusus dari Presiden RI, saat ini harganya sudah di bawah harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp13.800 per liter. Selain itu, Minyakita juga sudah tersedia di 34 provinsi termasuk Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Dengan begitu, masyarakat dapat dengan mudah memenuhi kebutuhannya," tuturnya.
 
Lebih lanjut, Mendag Zulkifli Hasan juga menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan selalu memberi perhatian kepada para petani sawit dengan menjaga harga tandan buah segar (TBS). "Di Sumatra ini banyak petani sawit. Kami terus mengusahakan agar para petani sawit juga sejahtera. Kami terus menjaga harga TBS terkendali," pungkasnya.
(FICKY RAMADHAN)
 
*Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id*

 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif