Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Perdagangan Berjangka Komoditi Perlu Terus Digenjot

Angga Bratadharma • 19 Agustus 2022 09:05
Jakarta: Broker perdagangan berjangka PT Trijaya Pratama Futures terus berupaya memperluas akses masyarakat dalam berinvestasi terutama di instrumen komoditas berjangka. Hal itu penting karena bisa berdampak terhadap peningkatan transaksi di masa mendatang.
 
Direktur Utama Trijaya Pratama Futures Rizal T Hutasoit mengatakan Trijaya Pratama Futures yang memiliki merek dagang TPFx siap meningkatkan jumlah transaksi nasabah dalam berinvestasi. Salah satu yang dilakukan yakni menggelar program dalam rangka perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI.
 
"Untuk periode kali ini, TPFx mengadakan program dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan berlangsung 15 Agustus 2022 sampai 30 November 2022," kata Rizal, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 19 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sesuai dengan tema 'Merdeka Big Deals', lanjutnya, TPFx memberikan keuntungan untuk para nasabah yang telah membuka atau akan membuka akun live. Melalui program ini TPFx juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TPFx sebagai layanan jasa keuangan yang berfokus pada perdagangan derivatif.
Baca: Tekan Inflasi, Presiden Minta Menhub Kendalikan Harga Tiket Pesawat

"Melalui program ini diharapkan dapat memberikan kepuasan lebih kepada nasabah dalam bertransaksi, sejalan dengan misi yang bertujuan untuk memberikan pengalaman transaksi terbaik terhadap para nasabah," jelasnya.
 
Adapun Trijaya Pratama Futures merupakan broker yang terdaftar dan teregulasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan juga merupakan anggota resmi di bursa Jakarta Future Exchange (JFX). Produk yang ditawarkan mulai transaksi mata uang, komoditi emas, perak, minyak, CFD, dan indeks saham.
 
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengemukakan Bappebti memiliki peran yang signifikan untuk terus mengedukasi dan meningkatkan literasi masyarakat. Hal ini terkait peran Bappebti sebagai lembaga pengawas dan besarnya potensi transaksi di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).
 
Wamendag menekankan pentingnya konsep 7P sebelum masyarakat berinvestasi di bidang PBK. Adapun 7P yaitu pelajari latar belakang perusahaan; pelajari tata cara transaksi dan penyelesaian perselisihan; dan pelajari kontrak berjangka yang diperdagangkan.
 
"Selanjutnya pelajari wakil pialang PBK yang berizin dari Bappebti, pelajari dokumen perjanjian, pelajari risiko, dan pantang percaya pada janji-janji keuntungan yang tinggi," kata Jerry.
 
Wamendag menambahkan, Bappebti akan terus menggencarkan edukasi tentang tata cara berinvestasi yang benar dan aman, mekanisme transaksi, peraturan-peraturan terkait, hingga risiko berinvestasi dan tata cara penyelesaian masalah.
 
"Terlebih saat ini banyak beredar situs web maupun aplikasi yang menawarkan investasi kepada masyarakat namun tidak dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya.

 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif