Keripik Singkong. Foto: MI
Keripik Singkong. Foto: MI

RI-Korsel Teken Bisnis Kerja Sama Senilai USD7 Juta, Salah Satunya Pembelian Keripik

Antara • 23 September 2022 19:53
Jakarta: Pengusaha Indonesia dan Korea Selatan menandatangani tiga nota kesepahaman (MoU) kerja sama bisnis dengan potensi transaksi sebesar USD7 juta.
 
Penandatanganan tersebut dilakukan antara tiga pelaku usaha Indonesia dengan dua pelaku usaha Korea Selatan. Kerja sama bisnis itu berupa pembelian sejumlah produk makanan olahan Indonesia.
 
"Saya menyambut baik penandatanganan tiga MoU yang menghasilkan potensi transaksi sebesar USD7 juta. Produk-produk yang diminati Korea Selatan seperti konyak, serta keripik singkong, dan ubi olahan beku yang merupakan produk unggulan Indonesia," ungkap Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan usai pertemuan Trade, Investment and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) G20, dilansir Antara, Jumat, 23 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Zulkifli menjelaskan, penandatanganan MoU kerja sama bisnis tersebut merupakan hasil pertemuan bilateral antara dirinya dan Menteri Perdagangan Korea Selatan, Ahn Dukgeun.
 
Baca juga: Keripik Singkong Indonesia Digandrungi Korea Selatan

Kedua negara sepakat untuk meningkatkan kemitraan strategis kedua negara, terutama di bidang perdagangan.
 
Adapun pelaku usaha yang melakukan penandatanganan adalah PT Satoria Konjac Industri dengan With Us Co.,LTD menandatangani MoU pembelian produk konyak dengan potensi transaksi senilai USD2 juta; PT Indorasa Utama dengan With Us Co.,LTD untuk produk keripik singkong dengan potensi nilai transaksi USD2 juta; serta PT Seed Origin International dan Wellygo Inc untuk produk ubi olahan (frozen dried sweet potato stick/frozen sweet potato paste) dengan potensi nilai transaksi sebesar USD3 juta.
 
"Indonesia mengapresiasi penandatanganan tiga kesepakatan dagang dan berharap kerja sama serupa akan semakin terbuka dengan implementasi Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) dan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Korea Selatan (IK-CEPA)," ucap Zulkifli.
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif