Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: Dokumen Kementerian Ketenagakerjaan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: Dokumen Kementerian Ketenagakerjaan

Menaker: Penerima BSU Diproyeksikan hanya 14 Juta Orang

Insi Nantika Jelita • 07 September 2022 12:24
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memproyeksikan adanya penurunan jumlah pekerja yang menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebagai peralihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), yakni menjadi 14 juta orang.
 
Awalnya, penyaluran BSU ditargetkan menyasar 16 juta pekerja, dengan kriteria gaji maksimum Rp3,5 juta per bulan, untuk mendapat bantuan tersebut. Namun, jumlahnya berkurang karena terjadi penurunan angka pengangguran dalam setahun terakhir, serta persyaratan lainnya.
 
Syarat penerima BSU kali ini tidak boleh menerima bantuan sosial dari pemerintah pusat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, BPUM, hingga Kartu Prakerja. 
 
"Estimasi sekitar 14 juta setelah hasil screening. Ini akan kami sampaikan setelah pemadanan data untuk angka pastinya (penerima BSU 2022)," jelas Ida dalam diskusi virtual, dilansir Media Indonesia, Rabu, 7 September 2022.
 
Baca juga: Catat! BSU akan Cair Pekan Ini - Medcom.id

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), lanjut dia, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2022 sebesar 5,83 persen, atau turun sebesar 0,43 poin dibandingkan periode Februari 2021. 
 
"Dengan data tersebut, ada pengaruh signifikan ke penurunan kemiskinan. Data akan kami mutakhirkan, sesuai peraturan Menteri Ketenagakerjaan. Lalu, kami screening, apakah dia PNS, TNI-Polri, penerima PKH, itu kami keluarkan datanya," jelasnya.
 
Adapun program BSU tahun ini diberikan kepada pekerja untuk satu kali sebesar Rp600 ribu. Pada penyerahan data pertama atau tahap awal, Kemnaker telah menerima 5,09 juta data pekerja yang dianggap layak menerima BSU 2022.
 
Selanjutnya, dilakukan pemadanan atau verifikasi sesuai syarat. "Diharapkan, proses ini selesai sebelum akhir tahun ini, sehingga pekerja atau buruh dapat mencairkan dananya," pungkas Ida. 
 
Seperti diketahui, data penerima BSU disesuaikan dengan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang terdaftar hingga Juli 2022. Sementara itu, penyaluran BSU akan dilakukan melalui Himbara dan PT Pos Indonesia.
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif