Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Pidekso, Jawa Tengah. Foto: Instagram Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Pidekso, Jawa Tengah. Foto: Instagram Presiden Joko Widodo

Diresmikan Jokowi, Proyek Bendungan Pidekso Selesai Lebih Cepat 12 Bulan

Ekonomi Ketahanan Pangan presiden joko widodo Bendungan Pidekso
Husen Miftahudin • 29 Desember 2021 13:21
Jakarta: Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi dan investasi, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP berhasil menuntaskan pembangunan konstruksi proyek Bendungan Pidekso yang berlokasi di Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Proyek pembangunan bendungan tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), kemarin.
 
"Jika bangsa Indonesia menginginkan kemandirian pangan, kedaulatan pangan, dan ketahanan pangan dapat tercapai, maka waduk merupakan kuncinya. Waduk adalah menjadi kunci, air menjadi kunci. Oleh sebab itu, kita bangun waduk di seluruh provinsi di Tanah Air kita," ucap Jokowi saat meresmikan Bendungan Pidekso, dikutip Rabu, 29 Desember 2021.
 
Di tempat yang sama, Direktur Utama PTPP Novel Arsyad mengatakan pembangunan Bendungan Pidekso beserta fasilitasnya dapat diselesaikan lebih cepat 12 bulan dari yang ditargetkan. "PTPP bangga dapat menyelesaikan pembangunan proyek bendungan tersebut dengan kualitas terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," tuturnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Novel mengharapkan kehadiran Bendungan Pidekso di Provinsi Jawa Tengah ini dapat memiliki dampak positif bagi masyarakat di Provinsi Jawa Tengah, khususnya yang berada di Kabupaten Wonogiri. Pasalnya, bendungan ini dapat dimanfaatkan sebagai tujuan pariwisata lantaran letaknya berada pada aliran Sungai Bengawan Solo.
 
"Dengan dibangunnya Bendungan Pidekso ini juga dapat memberikan nilai tambah sebagai kawasan wisata air yang dapat dinikmati oleh para wisatawan lokal, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar bendungan," tutur dia.
 
Bendungan Pidekso dimiliki oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dengan total nilai kontrak sebesar Rp739 miliar yang pembangunannya dimulai sejak 2014 dan dapat diselesaikan lebih cepat 12 bulan dari yang ditargetkan.
 
Bendungan ini memiliki kapasitas penampungan sebesar 25 juta meter kubik dengan luas genangan 232 hektare (ha). Bendungan Pidekso memiliki tinggi 44 meter.
 
Kehadiran Bendungan Pidekso ini diharapkan dapat mereduksi banjir sebesar dari 349 meter kubik per detik menjadi 311 meter kubik per detik. Selain itu, kehadiran bendungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengaliri irigasi seluas 1.500 hektare dan menghasilkan air baku sebesar 300 liter per detik.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif