Suasana saat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memantau kesiapan penyelenggaraan MotoGP 2022. FOTO: Kementerian PUPR
Suasana saat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memantau kesiapan penyelenggaraan MotoGP 2022. FOTO: Kementerian PUPR

Menteri PUPR dan Mantan Panglima TNI Pantau Kesiapan MotoGP 2022

Desi Angriani • 24 Desember 2021 17:53
Jakarta: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memantau kesiapan penyelenggaraan MotoGP 2022. Ajang balap MotoGP yang digelar di sirkuit Mandalika ini akan berlangsung pada Maret-November tahun depan.
 
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sarana dan prasarana dalam menyambut para tamu dan undangan. Di antaranya 25 pesawat internasional dan 50 penerbangan kargo di Bandara Internasional Lombok.
 
"Untuk mengantisipasi kepadatan apron, Angkasa Pura dan Kemenhub akan berkoordinasi untuk melakukan reposisi pesawat ke Surabaya dan Bali," ujar Hadi dalam keterangan resmi, Jumat, 24 Desember 2021
 
Merujuk pada trek MotoGP di Italia, diperlukan keterlibatan pengamanan ring 1 oleh Polri dan ring 2 oleh TNI. Karena itu, dilakukan koordinasi penyusunan SOP pengamanan termasuk rekayasa lalu lintas antara TNI, Polri, dan ITDC, BUMN Indonesia yang bergerak di bidang pariwisata.
 
Adapun ikut masuk dalam pembahasan yaitu pentingnya alokasi tempat untuk mempromosikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal NTB di lokasi kedatangan dan keberangkatan bandara.
 
Sementara itu, Menteri PUPR menyampaikan progres pembuatan gapura masuk bypass, penataan lansekap, penghijauan koridor utama Sirkuit Mandalika, serta perbaikan seluruh infrastruktur prioritas pendukung MotoGP. Hal itu termasuk pengerjaan jalan Kuta Kruak.
 
"Pengerjaan ditargetkan akan selesai pada awal Februari sebelum memasuki pra musim MotoGP," pungkas Basuki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif