Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. FOTO: Pedulicovid19.Kemenparekraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. FOTO: Pedulicovid19.Kemenparekraf

Sandiaga Pede Kunjungan Turis dari Asia Selatan Melonjak, Ini Alasannya

Insi Nantika Jelita • 20 Mei 2022 13:02
Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno optimistis jumlah kunjungan wisatawan dari Asia Selatan ke Indonesia akan meningkat. Pasalnya dalam dua hari pelaksanaan South Asia’s Travel & Tourism Exchange (SATTE) 2022 di India Expo Mart Greater Noida, Delhi NCR, India, pengunjung memadati Paviliun Indonesia.
 
"Semua pelaku parekraf harus terus menggencarkan vaksinasi covid-19, protokol kesehatan, partisipasi masyarakat untuk meningkatkan kunjungan," ucapnya, dikutip dari Mediaindonesia.com, Jumat, 20 Mei 2022.
 
Kebangkitan ekonomi di sektor pariwisata, lanjut Sandiaga, dapat digencarkan apabila setiap pelaku pariwisata menerapkan Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability (CHSE). Pihaknya mengaku, selalu regulator di sektor pariwisata akan terus berupaya mendorong kebangkitan dan pemulihan destinasi wisata di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal itu dengan kebijakan dan program yang tepat guna, tepat manfaat, dan tepat sasaran. "Dengan berbagai langkah strategis, Kemenparekraf akan terus mempromosikan wisata Indonesia, termasuk ke Asia Selatan guna menciptakan lapangan kerja," tegas Sandiaga.
 
Indonesia ikut serta menjadi salah satu partner country dengan membawa 20 industri pariwisata Indonesia menempati lahan seluas 104,5 m2 yang didesain bernuansa Bali lengkap dengan Pura Lempuyang sebagai welcoming gate di paviliun Indonesia.
 
Tujuan keikutsertaan Indonesia pada SATTE 2022 adalah untuk memfasilitasi pelaku industri pariwisata di Indonesia agar dapat kembali mengefektifkan bisnisnya di India.
 
Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani menuturkan, 20 pelaku industri pariwisata terkemuka di Indonesia berpartisipasi untuk menawarkan berbagai paket menarik termasuk Bali yang merupakan destinasi favorit wisatawan India.
 
"Terutama untuk urusan pernikahan. Wedding," terangnya.
 
Keikutsertaan Indonesia pada SATTE ini menjadi kegiatan offline pertama setelah selama dua tahun tidak hadir secara langsung di Pasar India. Antusiasme pengunjung terlihat dari tingginya interaksi para industri pariwisata Indonesia menjalin bisnis dengan pelaku industri India yang datang ke paviliun Indonesia.
 
Bali tetap menjadi primadona pariwisata Indonesia pada SATTE kali ini. Dari 20 industri Indonesia yang menjadi co-exhibitor pada SATTE 2022, sebanyak 15 industri berasal dari Bali.

 
Head of International Marketing PT Bintan Resort Cakrawala Joanna Lee, salah satu industri yang ikut serta di Pavilion Indonesia mengatakan antusiasme selama dua hari pelaksanaan SATTE sangat bagus dan pelaku pasar India siap untuk menjalin bisnis membawa wisman asal India ke Indonesia.
 
Ia menambahkan saat ini paket yang banyak ditanyakan adalah paket family leisure dan juga cruise. Untuk honeymooners, wedding, dan lainnya ke pulau Bintan diharapkan segera dapat menyusul.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif