Ilustrasi pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) - - Foto: dok PLN
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) - - Foto: dok PLN

Gandeng Badan Pembangunan Prancis, PLN Bangun PLTB 200 MW di Banten

Annisa ayu artanti • 16 Maret 2022 12:12
 Jakarta: PT PLN (Persero) menggandeng Badan Pembangunan Prancis (French Development Agency/Agence Française de Développement (AFD) untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dengan total kapasitas 200 megawatt (MW) di Banten.
 
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan pada tahap awal, PLN akan membangun PLTB berkapasitas 200 MW di wilayah Pandeglang. Sebab, potensi angin yang bisa dikelola di wilayah tersebut mencapai 350 MW.
 
"Ini merupakan salah satu komitmen kami dalam mencapai target bauran energi yang juga sejalan dan penurunan emisi global, PLTB Banten ini berpotensi menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 540 ribu ton CO2 per tahun," kata Darmawan, dalam keterangan tertulis, Rabu, 16 Maret 2022.
 
Darmawan menjelaskan, pekerjaan proyek ini akan dimulai pada tahun ini dengan target beroperasi penuh pada 2025. "Kami sudah menyelesaikan Pra-FS pada 2020 kemarin. Ini merupakan salah satu pilot project pembangunan PLTB pertama di Jawa Bali sehingga proyek ini sangat penting," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain untuk memperkuat keandalan pasokan listrik, proyek pembangkit ramah lingkungan juga mendukung pencapaian target bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada 2025, pemenuhan Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia pada 2030 serta net zero emissions pada 2060.
 
"Pengembangan PLTB Banten akan menambah kapasitas pembangkit EBT dalam mencapai target bauran energi dan pengurangan emisi karbon," ucapnya.
 
AFD kerap bekerja sama dengan Indonesia dalam mendorong terciptanya energi bersih dan pengurangan emisi karbon di Indonesia. Pada kerja sama dengan PLN kali ini, AFD akan membantu PLN dengan menyediakan bantuan teknis berupa studi kelayakan dan pengembangan kapasitas PLN untuk teknologi yang relatif baru, dalam bentuk perjanjian kemitraan untuk Banten Wind Farm Power Development, sebagai salah satu bentuk kontribusi terhadap transisi energi di Indonesia.
 
"Kerja sama ini tak hanya mempersiapkan PLTB agar berjalan optimal tetapi juga menyiapkan SDM PLN agar meningkatkan kapasitas dengan transfer knowledge dari AFD," ujar Darmawan.
 
Hingga 2021, kapasitas terpasang PLTB di Indonesia mencapai 131 MW atau 0,2 persen dari bauran energi. Targetnya pada 2025 dengan masuknya PLTB Banten ini, maka tingkat bauran EBT khususnya di sektor pemanfaatan angin bisa meningkat hingga 7,7 persen.
 
Sementara itu, Direktur Jenderal AFD, Remy Rioux, mengatakan pihaknya akan mendukung PLN dalam mengembangkan PLTB. Studi ini akan menjadi bagian dari persiapan proyek infrastruktur yang sedang dipertimbangkan untuk dibiayai oleh AFD.
 
"Proyek PLTB dapat disiapkan dengan cara yang benar termasuk mitigasi potensi risiko lingkungan, sosial, dan teknis menggunakan praktik terbaik," jelas Remy.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif