Ilustrasi masyarakat masih diwajibkan mengenakan masker di bandara dan kabin pesawat - - Foto: MI/ Ramdani
Ilustrasi masyarakat masih diwajibkan mengenakan masker di bandara dan kabin pesawat - - Foto: MI/ Ramdani

Ingat! Masker Masih Wajib di Bandara dan Pesawat

Insi Nantika Jelita • 19 Mei 2022 10:58
Jakarta: Masyarakat Indonesia masih diwajibkan memakai masker saat berada di bandara maupun kabin pesawat. Hal ini menyusul kebijakan boleh melepas masker di ruang terbuka.
 
Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menegaskan aturan ini berlaku di 20 bandara yang dikelola perusahaan tersebut sebagaimana surat edaran terbaru Kementerian Perhubungan, yakni SE Nomor 56 dan 58 Tahun 2022.
 
"AP II menyambut baik relaksasi peraturan perjalanan. Sejalan dengan hal tersebut kami tetap menerapkan peraturan yang masih diberlakukan seperti menjaga jarak, menghindari kerumunan serta memakai masker," ungkapnya dalam siaran pers, dikutip Kamis, 19 Mei 2022.
 
AP II akan mematuhi isi ketentuan Surat Edaran Nomor 56 Tahun 2022, di antaranya pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.
 
Sementara itu, bagi penumpang internasional yang datang ke pintu masuk Indonesia dapat menunjukkan kartu/sertifikat (fisik ataupun digital) telah menerima vaksin covid-19 dosis kedua seminimal 14 hari sebelum keberangkatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun jumlah pergerakan penumpang di 20 bandara AP II dapat melebihi target yang ditetapkan pada awal tahun ini seiring dengan relaksasi peraturan perjalanan dengan pesawat. Hingga akhir tahun, jumlah pergerakan penumpang pesawat di seluruh bandara AP II secara kumulatif diperkirakan mencapai  45 juta orang.
 
"Angka itu lebih tinggi sekitar 10 persen dibandingkan dengan target yang ditetapkan sekitar 41 juta orang," jelasnya.
 
Baca juga: Kebijakan Lepas Masker, Sektor Ritel dan Transportasi Bakal Melesat
 
Pergerakan pesawat juga akan meningkat mendekati kondisi normal sebelum pandemi covid-19. Misalnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sebagai bandara terbesar di Indonesia akan mencapai 1.000 penerbangan per hari.
 
Jumlah itu, ungkap Awaluddin, merefleksikan tingkat pemulihan (recovery rate) sebesar 86 persen hingga 91 persen dari kondisi normal sebelum pandemi. Di Bandara Soekarno-Hatta pergerakan penumpang tercatat mencapai 120 ribu-130 ribu per hari atau sama dengan kondisi normal sebelum pandemi.
 
"Dengan kata lain, penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sudah sangat mendekati kondisi normal," pungkas dia.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif