Ilustrasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) Ultra Fast Charging di Nusa Dua, Badung, Bali - - Foto: AFP/ Sonny Tumbelaka
Ilustrasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) Ultra Fast Charging di Nusa Dua, Badung, Bali - - Foto: AFP/ Sonny Tumbelaka

PLN Rogoh Rp72,84 Miliar Bangun 60 Unit SPKLU Fast Charging

Annisa ayu artanti • 25 Maret 2022 15:04
Bali: PT PLN (Persero) menggelontorkan Rp72,84 miliar investasi untuk membangun 60 unit SPKLU Ultra Fast Charging 200 kilowatt (kW) di Bali. 
 
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan infrastruktur kelistrikan ini dibangun untuk mendukung gelaran KTT G20 dan mempercepat ekosistem kendaraan listrik khususnya di Bali. 
 
SPKLU Ultra Fast Charging berfungsi sebagai media pengisian listrik 656 unit kendaraan listrik yang akan beroperasi selama pelaksanaan KTT G20. 
 
"Dengan SPKLU Ultra Fast Charging 200 kW tersebut, pengisian daya kendaraan listrik hanya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit untuk satu kendaraan," katanya dalam acara Peresmian SPKLU Ultra Fast Charging pertama di Indonesia, Jumat, 25 Maret 2022.
Selain itu, PLN juga membangun 21 unit SPKLU fast charging dan memberikan dukungan dalam penyediaan 150 unit home charging. Adapun, sumber listrik yang digunakan SPKLU Ultra Fast Charging dan home charging telah memiliki sertifikasi energi terbarukan (renewable energy certificate/REC). 
 
Untuk memastikan keandalan listrik selama KTT G20, Darmawan menuturkan, kondisi subsistem Bali memiliki daya mampu sebesar 1.322 megawatt (MW), dengan beban puncak sebesar 754,6 MW (2021). Dengan begitu, terdapat cadangan sebesar 567,8 MW. 
 
Proyeksi beban puncak saat penyelenggaraan KTT G20 sebesar 980 MW sehingga reserve margin sebesar 342,1 MW. 
 
"Lokasi utama juga kami tingkatkan keandalannya pasokan listriknya, seperti Bandara Ngurah Rai, Kempinski, Bali Nusa Dua Convention Center, Bali Turtle Island Development, Mangrove Tahura, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, dan 14 hotel penginapan para kepala negara," ujar Darmawan. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(Des)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan