Ilustrasi aksesibilitas energi yang merata di seluruh Tanah Air - - Foto: Medcom
Ilustrasi aksesibilitas energi yang merata di seluruh Tanah Air - - Foto: Medcom

Indonesia Butuh Rp20 Triliun untuk Aksesibilitas Energi

Ekonomi Listrik investasi Air Bersih Kementerian ESDM Ketahanan Energi
Insi Nantika Jelita • 28 April 2022 13:27
Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ESDM mengungkapkan, Indonesia membutuhkan dana yang fantastis sebesar USD1,4 miliar atau sekitar Rp20,2 ribu triliun untuk mendapatkan aksesibilitas energi yang merata di seluruh Tanah Air.
 
Indonesia membutuhkan investasi sekitar USD30 miliar-USD35 miliar per tahun untuk penanganan akses listrik dan USD5 miliar-USD7 miliar per tahun untuk akses memasak bersih.
 
"Total, kita butuh suntikan investasi USD1,4 miliar per tahun hingga 2030 untuk dua isu tersebut," kata Kepala BPSDM Kementerian ESDM Prahoro Yulijanto Nurtjahyo dalam keterangan resmi, Kamis, 28 April 2022.
 
Negara-negara berkembang di Afrika dan Asia dianggap menjadi pusat lokasi atas keterbatasan akses energi. Bahkan setidaknya ada 14 negara yang dilaporkan mengalami gangguan akibat tidak memiliki electricity access atau penanganan listrik dan akses memasak bersih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Prahoro, lanskap masalah dan sistem energi yang beragam menjadi tantangan tersendiri bagi negara berkembang. Untuk itu, peningkatan dan perluasan akses energi harus disesuaikan dengan kondisi dan keadaan, hingga kapasitas wilayah yang ditetapkan.
 
"Setiap kebijakan, program, dan efektivitas aksi harus dilakukan melalui model bisnis dan instrumen pembiayaan yang inovatif," terang Prahoro.
 
Ia menekankan pencapaian pencapaian akses energi berkelanjutan harus sejalan dengan pencapaian transisi energi yang adil dan merata.
 
Bertindak sebagai Co-Chair ETWG (Energy Transition Working Group), Prahoro berujar, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun ini di Indonesia, diharapkan memiliki potensi besar untuk menjadi faktor kunci untuk mendorong pencapaian akses energi dalam aksi dekade ini.
 
Pertumbuhan ekonomi yang layak dan prospek pasar yang menjanjikan harus dikombinasikan dengan inovasi dalam bisnis, teknologi, dan pembiayaan guna menangkap peluang investasi dalam akses energi berkelanjutan.
 
"Kami berencana untuk memperkuat rekomendasi, praktik, dan pengalaman dalam akses energi berkelanjutan dalam memperkuat hasil utama ETWG G20 di tingkat Menteri. Harapannya, kebutuhan ini dapat dipromosikan ke forum Pemimpin G20," pungkasnya.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif