Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Awaluddin
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Awaluddin

Pemerintah Targetkan Interkoneksi Listrik Semua Pulau Rampung di 2024

Suci Sedya Utami • 07 Juli 2021 21:31
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pengerjaan infrastruktur interkoneksi sistem kelistrikan di masing-masing pulau di Indonesia bisa selesai pada 2024.
 
Interkoneksi merupakan sistem kelistrikan yang menghubungkan antara beberapa pembangkit listrik dan gardu listrik menggunakan saluran transmisi. Pada sistem interkoneksi, beban listrik dapat dilayani dari seluruh gardu yang saling terhubung. Sistem interkoneksi menjadikan sistem kelistrikan semakin andal.
 
"Untuk infrastruktur ketenagalistrikan, target pemerintah pada 2024 adalah interkoneksi di Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi serta beberapa interkoneksi antarpulau baik yang sedang progres maupun masih dalam kajian," kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial dalam webinar PJCI, Rabu, 7 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu pemerintah juga merencanakan tujuh proyek smart grid Jawa-Bali yang disertai dengan upaya digitalisasi dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dilakukan melalui pendekatan Internet of Things (IoT). Dengan smart grid dimungkinkan adanya komunikasi antara supply dan demand listrik.
 
Rincian lokasi smart grid yaitu Cawang, Jakarta; Jawa Control Center (JCC) Gandul, P2B, Depok; Cirata Hydro Electric Power Plant (HEPP) Smart Control Project, Jawa Barat; Regional Control Center (RCC) Cigereleng, Jabar; RCC Ungaran, Jawa Tengah; RCC Waru, Jawa Timur; RCC Bali.
 
Adapun beberapa lokasi pengembangan smart grid yang telah dilakukan di Sistem Jawa Bali adalah:
 
a. Advance Metering Infrastructure (AMI) untuk pelanggan PLN di Jakarta.
b. Digital Substation Sepatan II.
c. Digital Substation Teluk Naga II.
d. Reliability Efficiency Optimization Center (REOC) pada sistem milik Indonesia Power.
e. Remote Engineering, Monitoring, Diagnostic and Optimization Center (REMDOC) pada sistem milik PT PJB.
 
"Implementasi Smart Grid telah masuk sebagai program dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024," jelas dia.
   
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif