PGN menutup masa tugas Satuan Tugas (Satgas) Nataru dengan capaian operasional yang terjaga, sekaligus memastikan seluruh pelanggan tetap mendapatkan pasokan gas bumi sesuai kebutuhan.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menyampaikan Satgas Nataru PGN aktif berkoordinasi dengan Satgas Nataru Holding Migas Pertamina serta Posko Bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keandalan penyaluran gas bumi di seluruh wilayah operasi Subholding Gas.
“Secara umum, status operasional penyaluran energi Subholding Gas berada dalam kondisi aman. Untuk wilayah Sumatera, PGN masih melanjutkan proses normalisasi pascabanjir. Melalui infrastruktur gas bumi yang tersebar di berbagai wilayah, PGN menjaga penyaluran gas kepada pelanggan komersial dan industri, pelanggan kecil, serta lebih dari 821 ribu pelanggan rumah tangga sehingga tetap berjalan sesuai kebutuhan,” ujar Hery dalam keterangan tertulis, Selasa, 20 Januari 2026.
| Baca juga: Libur Nataru, BPH Migas dan PGN Jaga Keandalan Distribusi Gas Bumi |
Konsumsi gas meningkat selama libur panjang
Selama periode Nataru 2025-2026, rata-rata realisasi niaga gas bumi PGN tercatat mencapai 881 BBTUD. Angka ini meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya, seiring dengan naiknya kebutuhan pelanggan di berbagai sektor.Penyaluran gas bumi ke sektor pembangkit listrik juga berlangsung aman dan stabil, sehingga turut menopang keandalan sistem kelistrikan nasional selama libur Natal dan Tahun Baru.
Dari sisi transportasi, penyaluran Bahan Bakar Gas (BBG) selama periode Nataru berjalan sesuai dengan proyeksi. PGN mengoperasikan 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) serta dua Mobile Refueling Unit (MRU) untuk mendukung kebutuhan energi sektor transportasi.
“Sebanyak 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 2 Mobile Refueling Unit (MRU) terus beroperasi selama periode Nataru, dengan realisasi penyaluran mencapai lebih dari 16 ribu LSP (liter setara premium),” tambah Hery.
Selain penyaluran gas, kegiatan pengangkutan gas, penyimpanan dan regasifikasi LNG, hingga produksi dan pengiriman LPG juga berlangsung aman sesuai kebutuhan operasional. Dari sisi layanan, PGN mencatat sekitar 98 persen kasus customer handling berhasil diselesaikan selama periode Nataru.
Capaian ini mencerminkan komitmen PGN dalam menjaga kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan, terutama di momen libur panjang dengan mobilitas tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News