Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Dokumen Kementerian BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Dokumen Kementerian BUMN

Erick Thohir Minta Perusahaan BUMN Tiru Pertamina

Annisa ayu artanti • 09 Agustus 2022 11:11
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong perusahaan-perusahaan pelat merah untuk bisa berkiprah di pentas dunia. Hal itu diungkapkan setelah PT Pertamina (Persero) kembali menjadi satu-satunya BUMN yang masuk dalam daftar Fortune Global 500 pada 2022. 
 
Pertamina berada di peringkat #223, naik 64 peringkat dibanding tahun 2021 yang diposisi #287. Di 2022, Fortune Global 500 menempatkan 30 perusahaan migas dunia masuk dalam kategori Petroleum Refining. Adapun Pertamina berada di urutan 21 di atas Idemitsu & Repsol. 
 
Erick meyakini BUMN-BUMN lain dapat meniru jejak Pertamina asalkan mampu menerapkan transformasi dan core values, ALHLAK, secara optimal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semakin baik kinerja BUMN, apalagi sampai diakui dunia, tentu akan berdampak signifikan bagi masyarakat. Kinerja positif tentu akan memberikan ruang besar bagi BUMN untuk lebih berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menjaga keseimbangan pasar, hingga program-program ekonomi kerakyatan," kata Erick dalam keterangan tertulis, Selasa, 9 Agustus 2022.
 
Erick pun mengapresiasi capaian Pertamina tersebut. Dia menilai kenaikan peringkat Pertamina memberi bukti bahwa BUMN dapat bersaing dengan perusahaan global.
 
"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada direksi, komisaris, dan seluruh insan Pertamina yang bekerja keras dalam meningkatkan daya saing perusahaan di kancah internasional," ucapnya. 
 
Menurutnya, keberhasilan Pertamina juga menunjukan BUMN tak hanya mampu bertahan saat menghadapi kondisi pandemi, melainkan juga dapat meningkatkan kinerja dengan beragam inovasi. 
 
Pencapaian apik Pertamina ini tak lepas dari langkah transformasi dan restrukturisasi melalui pembentukan holding dan subholding. 
 
"Transformasi lewat holding dan subholding membuat operasional Pertamina lebih efektif dan efisien lantaran fokus pada core bussiness. Hal ini sejalan dengan target kita bahwa Pertamina harus menjadi perusahaan Global Energy Champion dan memiliki valuasi senilai 100 miliar USD," jelasnya. 

 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif