Ilustrasi pelaku UMKM batik. Foto: dok MI/Bagus Suryo.
Ilustrasi pelaku UMKM batik. Foto: dok MI/Bagus Suryo.

UMKM Diharapkan Tetap Bertahan di Masa Pandemi

Ekonomi kemenlu bali democracy forum UMKM
Marcheilla Ariesta • 05 November 2020 11:39
Bali: Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu tantangan di masa pandemi covid-19. Pasalnya, UMKM menjadi salah satu tonggak ekonomi di seluruh dunia.
 
Melihat hal ini, Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengadakan kegiatan Bali Democracy Forum ke-12 untuk Pilar Ekonomi. Direktur Pembangunan, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup Kementerian Luar Negeri Agustaviano Sofjan mengatakan kegiatan ini memiliki tema 'Pemberdayaan UMKM untuk Pemulihan Ekonomi yang Berkelanjutan dan Kuat Pasca Pandemi'.
 
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid (virtual dan tatap muka) dari Bali ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di tengah pandemi covid-19. Kalangan UMKM yang paling terkena dampak dari pandemi ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan memberdayakan UMKM, maka kita juga bisa membantu pertumbuhan ekonomi dan tentu meningkatkan taraf hidup pelaku-pelaku usaha kita sendiri," kata Agus, Rabu malam, 4 November 2020.
 
Kegiatan ini akan dihadiri oleh negara-negara anggota BDF, seperti perwakilan dari Australia dan Fiji dan juga pelaku usaha berbagai negara.
 
"Kita harapkan kegiatan seperti ini juga bisa menjadi ajang belajar dari best practices, kita bisa menjaring pengalaman baik dari negara-negara BDF dan tentunya kita harapkan ke depannya ada kolaborasi untuk pilar ekonomi," pungkasnya.
 
Menurut data Bank Dunia, dari seluruh usaha di dunia, UMKM meliputi hampir 90 persen. Selain itu, UMKM juga bisa menyerap tenaga kerja lebih dari 50 persen di seluruh dunia dan mampu mendongkrak iklim ekonomi di masing-masing negara.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif