Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) Romanus Ndau Lendong. (Foto: Dok. Kementan)
Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) Romanus Ndau Lendong. (Foto: Dok. Kementan)

KIP Puji Akses Keterbukaan Publik Kementan

Ekonomi berita kementan
Gervin Nathaniel Purba • 15 September 2020 19:57
Jakarta: Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) Romanus Ndau Lendong memberikan pujian terhadap layanan informasi dan sistem keterbukaan publik yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) selama beberapa tahun terakhir.
 
"Dengan mendorong keterbukaan informasi publik, seakan memberi panggilan kepada kita semua untuk kembali kepada sektor pertanian. Karena pertanian merupakan jantung hidup sebuah bangsa," ujar Romanus, dikutip keterangan tertulis, Selasa, 15 September 2020.
 
Menurut Romanus, ketebukaan publik penting dilakukan oleh kementerian dan lembaga lain untuk membuka akses informasi masyarakat. Hanya dengan hal itu, kata Romanus, masyarakat bisa lebih tahu apa yang bisa diharapkan oleh kementerian tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya melihat Menteri Pertanian berserta jajarannya punya semangat yang tinggi, dan itu menjadi modal penting bagaimana menumbuhkan budaya keterbukaan itu," kata Romanus.
 
Sejauh ini baru ada dua kementerian saja yang sudah melakukan keterbukaan informasi publik secara baik, yaitu Kementan dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
 
Romanus menilai program dan kebijakan yang ada di sebuah kementerian dan lembaga tidak akan cukup jika hanya mengacu kepada program komisi informasi saja. Namun harus ada badan publik yang punya inisiatif di alam terbuka.
 
"Saya berharap tahun depan pertanian bisa menjadi penyandang dana terbesar nasional sehingga masyarakat kembali lagi ke sektor pertanian. Mari kita buktikan bahwa menjadi petani lebih baik bahkan lebih mulia daripada menjadi karyawan pabrik," karanya.
 
Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri menyampaikan bahwa pada tahun ini Kementan terus mengalami peningkatan kualitas informasi yang cukup signifikan.
 
Sebagaimana arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk lebih responsif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan secara tepat, terbukanya informasi kinerja pembangunan pertanian yang akan berdampak positif dalam penyelenggaraan negara yang baik, bersih, transparan, dan akuntabel.
 
Kondisi ini menurut Kuntoro sekaligus membuktikan bahwa monitoring dan evaluasi rutin dilakukan, terutama untuk memberikan informasi yang lebih baik dan aktual.
 
"Di tahun 2020 kualitas informasi publik dan layan informasi Kementan menjadi 10 persen yang mana tahun sebelumnya hanya satu persen. Ini menjadi sebuah kebanggaan kami karena peningkatannya begitu tinggi," tutur Kuntoro.
 
(ROS)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif