Mensos Juliari P Batubara meminta seluruh kepala daerah agar menambah program bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang terdampak pandemi korona (Foto:Dok.Metro TV)
Mensos Juliari P Batubara meminta seluruh kepala daerah agar menambah program bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang terdampak pandemi korona (Foto:Dok.Metro TV)

Pandemi Korona, Mensos Minta Kepala Daerah Tambah Bansos

Ekonomi Berita Kemensos
Rosa Anggreati • 04 April 2020 13:19
Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat dalam penanganan pandemi korona Covid-19 di Indonesia. Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara meminta seluruh kepala daerah agar menambah program bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang terdampak pandemi korona.
 
"Kami berharap pemerintah daerah, kepala daerah, melengkapi program bantuan sosial untuk meyakinkan seluruh masyarakat Indonesia bahwa mereka berada di tangan yang aman," ucap Mensos Juliari dalam keterangan pers di Jakarta.
 
Aksi tanggap dari kepala daerah tersebut sebagai bukti bahwa negara benar-benar hadir di tengah masyarakat pada masa pandemi korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami ingin membuktikan bahwa negara benar-benar hadir. Kami ingin seluruh masyarakat yang terdampak agar mendapatkan program-program bantuan, khususnya program bantuan sosial agar beban yang dialami dapat diminimalisasi," ucap Mensos Juliari.
 
Kemensos akan memperluas Program Sembako. Dana yang disiapkan senilai Rp27,360 triliun dengan target 15,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tujuan perluasan Program Sembako ialah untuk meningkatkan kemampuan daya beli masyarakat miskin dan rentan.
 
Berdasarkan data Pusdatin Kesos, saat ini terdapat 15,2 juta KPM yang dianggarkan menerima bantuan masing-masing senilai Rp50 ribu selama 10 bulan (Maret–Desember 2020) dengan total anggaran Rp7,6 triliun.
 
Pandemi Korona, Mensos Minta Kepala Daerah Tambah Bansos
 
Kemensos akan memperluas Program Sembako dengan menambah 4,8 juta KPM (menuju 20 juta KPM). Perluasan Program Sembako untuk 4, 8 juta KPM memerlukan anggaran Rp8,640 triliun. Rinciannya, masing-masing KPM menerima Rp200 ribu selama 9 bulan (April–Desember 2020).
 
Dengan demikian, untuk perluasan Program Sembako dibutuhkan anggaran Rp15,520 triliun (Rp16,240 triliun - Dana Optimalisasi DIPA Rp720 miliar).
 
Pandemi Korona, Mensos Minta Kepala Daerah Tambah Bansos
 
Dijelaskan Mensos Juliari, program sosial tersebut sebagai pelengkap program di bidang kesehatan. Bahkan, tak hanya memperluas Program Sembako, dalam melindungi masyarakat miskin dan rentan dari dampak pandemi korona, Kemensos akan menyiapkan insentif bagi pelaku UMKM.
 
"Program insentif untuk dunia usaha, khususnya UMKM, akan kami gelontorkan dalam waktu dekat. Kami berharap pemerintah daerah, kepala daerah, dapat melengkapi program tersebut untuk memberi rasa aman bagi masyarakat Indonesia," ucap Mensos Juliari.
 

(ROS)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif