Contohnya mengenai tunjangan rumah yang disebut masih nombok. Di tengah perdebatan itu, banyak orang jadi refleksi, kalau pejabat saja merasa penghasilan pas-pasan, bagaimana dengan masyarakat biasa?
Fenomena ini menunjukkan bahwa sebesar apa pun penghasilan, kalau tidak dikelola dengan bijak, tetap saja terasa kurang.
Nah, berikut tujuh penyebab utama kenapa gaji tinggi bisa habis begitu saja tanpa sisa, seperti yang telah dirangkum dari laman Bank Sinarmas.
| Baca juga: Lebih dari 50% Lansia di Indonesia Belum Merdeka Finansial |
1. Nggak punya tabungan prioritas
Salah satu penyebab paling umum adalah tidak punya tabungan prioritas. Padahal tabungan darurat, dana pendidikan, atau tabungan rumah itu penting banget untuk masa depan. Tanpa pos khusus, penghasilan sebesar apa pun rawan habis untuk kebutuhan konsumtif.2. Perencanaan keuangan berantakan
Banyak orang merasa sudah punya gaji besar sehingga menyepelekan perencanaan keuangan. Akibatnya, pengeluaran di awal bulan sering jor-joran, lalu di akhir bulan bingung uang habis untuk apa.3. Gaji naik, gaya hidup ikut naik
Inilah jebakan klasik. Begitu gaji naik, standar gaya hidup juga ikut naik. Dari nongkrong di kafe biasa, pindah ke coffee shop fancy. Dari beli barang mid-range, beralih ke brand high-end. Alhasil, gaji tinggi terasa sama saja dengan gaji pas-pasan.| Baca juga: 7 Trik Jitu Meraih Merdeka Finansial di Usia 30, Dijamin Hidup Lebih Tenang!
|