Ilustrasi. Foto: Freepik
Ilustrasi. Foto: Freepik

Mau Bisnis Dropship? Begini Cara Memulainya dari Nol

Annisa ayu artanti • 31 Januari 2026 14:00
Ringkasnya gini..
  • Dropship adalah bisnis online tanpa stok barang dengan modal relatif kecil.
  • Sistem dropship cocok untuk pemula yang ingin usaha fleksibel dan minim risiko.
  • Strategi pemasaran dan supplier terpercaya jadi kunci sukses dropship.
Jakarta: Ingin memulai bisnis online tanpa harus memikirkan stok barang atau gudang penyimpanan? Sistem bisnis dropship bisa menjadi solusi praktis. Melalui model ini, penjual hanya berfokus pada pemasaran dan penjualan produk, sementara proses pengemasan hingga pengiriman sepenuhnya ditangani oleh supplier.
 
Dengan kebutuhan modal yang relatif kecil, dropship banyak dipilih oleh pemula yang ingin merintis usaha online. Meski terlihat sederhana, bisnis ini tetap membutuhkan strategi yang tepat agar bisa berkembang dan berkelanjutan.

Mengenal bisnis dropship

Mengutip laman DOKU, dropship adalah model bisnis di mana penjual tidak perlu menyimpan stok barang. Saat ada pesanan masuk, penjual meneruskan order tersebut ke supplier atau produsen. Selanjutnya, supplier akan mengemas dan mengirimkan produk langsung ke pelanggan.
 
Keunggulan utama dari bisnis dropship terletak pada efisiensi biaya. Penjual tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk membeli stok, menyewa gudang, atau mengurus pengiriman. Karena itu, sistem ini dinilai cocok bagi pemula yang ingin mencoba bisnis online dengan risiko lebih rendah.

Selain itu, bisnis dropship bersifat fleksibel dan dapat dijalankan dari mana saja selama memiliki koneksi internet. Berbagai jenis produk bisa dijual, mulai dari fashion, gadget, hingga aksesoris, tanpa harus memiliki barang secara fisik.
 
Baca juga: Imlek Jadi Peluang Emas, Ini Strategi Bisnis Biar Omzet Naik

Sistem dropship dalam bisnis online

Dalam praktiknya, alur sistem dropship tergolong sederhana dan terstruktur. Prosesnya dimulai ketika konsumen melakukan pembelian di toko online penjual. Setelah pembayaran diterima, penjual menyampaikan detail pesanan kepada supplier, seperti jenis produk, jumlah, dan alamat pengiriman.
 
Supplier kemudian mengemas barang dan mengirimkannya langsung ke alamat konsumen. Dengan skema ini, peran penjual lebih difokuskan pada pemasaran, komunikasi, dan pelayanan pelanggan.
 
Sumber dari Kompas menjelaskan bahwa sistem ini menempatkan reseller sebagai perantara yang menghubungkan pelanggan dengan supplier tanpa harus menyimpan barang.

Keuntungan menggunakan sistem dropship

Sistem dropship menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya menarik sebagai bisnis online, antara lain:
 
- Modal relatif rendah
Penjual tidak perlu membeli stok barang terlebih dahulu atau menyewa gudang. Kebutuhan modal awal pun menjadi jauh lebih ringan dibandingkan bisnis konvensional.
 
- Risiko bisnis lebih minim
Karena tidak menyetok barang, risiko produk tidak terjual atau stok menumpuk dapat dihindari. Jika suatu produk kurang diminati pasar, penjual tinggal menghentikan pemesanannya.
 
- Fleksibel dan mudah dijalankan
Bisnis dropship bisa dijalankan dari rumah dan memiliki waktu kerja yang fleksibel. Model ini cocok dijadikan usaha sampingan maupun bisnis utama.
 
- Skalabilitas tinggi
Penjual dapat menambah variasi produk tanpa harus menyiapkan modal besar. Selama ada supplier yang mendukung, peluang pengembangan bisnis terbuka lebar.
 
- Fokus pada pemasaran dan pelanggan
Tanpa harus mengurus stok dan pengiriman, penjual dapat lebih fokus pada promosi, layanan pelanggan, dan peningkatan pengalaman belanja.
 
- Produk dikirim langsung ke konsumen
Pengiriman langsung dari supplier ke pelanggan membuat proses lebih efisien dan berpotensi mempercepat waktu pengiriman, sehingga kepuasan pelanggan meningkat.

Cara Memulai Bisnis Dropship

Bagi pemula, berikut langkah-langkah praktis untuk memulai bisnis dropship dengan fondasi yang kuat:
 
- Menentukan niche produk
Pilih kategori produk yang sesuai dengan minat dan memiliki permintaan pasar. Niche yang spesifik memudahkan penjual membangun identitas dan strategi pemasaran.
 
- Mencari supplier terpercaya
Pastikan supplier memiliki kualitas produk yang baik, pengiriman yang tepat waktu, dan komunikasi yang responsif. Jika memungkinkan, lakukan uji sampel terlebih dahulu.
 
- Menentukan platform penjualan
Penjualan bisa dilakukan melalui media sosial, marketplace, atau toko online pribadi. Pilih platform yang paling sesuai dengan target pasar.
 
- Membangun toko online
Gunakan nama toko yang mudah diingat dan relevan. Lengkapi dengan foto produk yang menarik, deskripsi jelas, dan tampilan toko yang profesional.
 
- Melakukan pemasaran Digital
Optimalkan SEO agar toko mudah ditemukan, manfaatkan iklan digital, dan buat konten kreatif seperti video, ulasan produk, atau storytelling untuk menarik perhatian calon pembeli.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan