Kredivo telah mengantongi izin OJK, sehingga tak perlu diragukan keamanannya (Foto:Dok.Kredivo)
Kredivo telah mengantongi izin OJK, sehingga tak perlu diragukan keamanannya (Foto:Dok.Kredivo)

Pengajuan Pinjaman Tunai Anda Gagal? Simak 3 Alasan Berikut

Ekonomi Kredivo
M Studio • 27 Maret 2020 15:46
Jakarta: Zaman sekarang, mengajukan pinjaman tunai sangat mudah karena banyak lembaga keuangan atau fintech (financial technology) yang memberikan layanan keuangan mulai dari pembayaran hingga pinjaman tunai yang bisa Anda akses dalam genggaman. Jadi, Anda tidak perlu lagi berkutat dengan proses yang panjang, seperti mengantre ke bank atau survei tempat tinggal dan pekerjaan seperti yang dilakukan lembaga keuangan konvensional.
 
Namun di balik kemudahan tersebut, bukan berarti semua orang bisa menggunakan layanan pinjaman tunai tanpa harus melihat kondisi keuangan dan kelayakan kredit orang tersebut. Tidak sedikit juga yang gagal mendapatkan pinjaman karena sejumlah alasan.
 
Apa saja alasan itu? Mari simak ulasan berikut.


Pendapatan Belum Sesuai Persyaratan


Sama seperti bank, fintech yang menyediakan jasa kredit online dan pinjaman tunai juga memiliki persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon nasabah. Salah satunya adalah minimum pendapatan. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan, fintech ingin memastikan bahwa nasabah bisa mengembalikan dana yang dipinjam. 
 
Sayangnya, tak jarang orang yang belum memiliki pendapatan sesuai persyaratan ketika mengajukan pinjaman juga mendaftarkan diri ke lembaga keuangan ini. Bila Anda melakukan hal tersebut, pastinya pengajuan Anda ditolak. Untuk itu, sebelum mengajukan, pastikan pendapatan bulananmu sudah sesuai persyaratan. Tak hanya itu, baca persyaratan-persyaratan lainnya agar proses pengajuan menjadi lebih lancar.
 


Jumlah Cicilan Lebih Besar daripada Pendapatan


Ketika mengajukan pinjaman tunai melalui fintech, mereka akan mengecek kondisi keuangan calon debitur terlebih dahulu. Mulai dari pendapatan hingga jumlah utang yang dimiliki. Apabila ketika dicek ternyata Anda sebagai calon debitur memiliki jumlah cicilan yang lebih besar daripada pendapatan, tentu lembaga kredit akan mempertimbangkan kembali untuk memberikan pinjaman. Logikanya, bagaimana caranya Anda bisa membayar kembali dana tersebut, ketika pendapatan sudah lebih kecil dibanding cicilan dari tempat lain?
 


Tidak Memiliki Catatan Keuangan Resmi di Bank


Untuk bisa mengajukan pinjaman tunai, baik itu di lembaga konvensional maupun di lembaga online, Anda harus memiliki catatan keuangan resmi di bank. Sebab, dari sanalah mereka akan menilai apakah kondisi keuangan calon nasabah itu cukup baik atau tidak untuk diberikan pinjaman. Setidaknya Anda harus memiliki rekening tabungan di bank. Karena jika tidak, pastinya akan sulit mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan resmi manapun. 
 
Itu dia beberapa alasan yang bisa membuat pengajuan pinjaman tunai Anda ditolak oleh lembaga pinjaman online. Pastikan untuk memenuhi semuanya terlebih dahulu. Setelah itu, baru ajukan pinjaman. Jangan lupa juga untuk mengajukan di lembaga kredit online yang tepercaya. Salah satu fintech terpercaya yang bisa dipilih adalah Kredivo

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bentuk pinjaman yang diberikan Kredivo adalah limit kredit mencapai Rp30 juta untuk digunakan berbelanja online dan offline, serta untuk dicairkan dalam bentuk pinjaman tunai. Bunga yang dikenakan Kredivo untuk belanja mulai dari nol persen untuk tenor 30 hari, atau 2,95 persen per bulan untuk tenor 3, 6, dan 12 bulan. Sedangkan untuk pinjaman tunai, bunga yang dikenakan mulai dari 2,95 persen hingga 4 persen per bulan untuk tenor 3 hingga 6 bulan. Kredivo telah mengantongi izin OJK, sehingga tak perlu diragukan keamanannya.
 
(ROS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif