Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengimpor vaksin dari sejumlah negara pada Desember 2020. Vaksin yang paling banyak diimpor oleh Indonesia berasal dari Tiongkok.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan setidaknya ada lima negara yang mengimpor vaksin pada akhir tahun lalu. Namun, vaksin-vaksin tersebut tidak hanya untuk vaksinasi covid-19 saja.
"Dari Tiongkok yang besar-besar kemudian Hong Kong, Amerika Serikat (AS), Belgia dan Perancis. Itu lima besar negara kita impor vaksin. Tapi ini gabungan bukan hanya vaksin covid-19 saja," katanya dalam video conference di Jakarta, Jumat, 15 Januari 2021.
Berdasarkan data BPS, impor vaksin asal Tiongkok tercatat 12 ribu Kilogram (Kg) atau senilai USD22,73 juta selama Desember 2020. Secara keseluruhan sejak Januari hingga Desember tahun lalu, jumlah vaksin yang diimpor dari Tiongkok adalah USD29,97 juta.
Impor vaksin dari AS pada Desember 2020 adalah USD2,15 juta, Belgia USD446 ribu, dan Prancis USD1,77 juta. Selama tahun lalu impor vaksin dari Hong Kong mencapai USD24,7 juta, AS USD20,23 juta, Belgia USD10,81 juta, dan Prancis USD9,38 juta.
Untuk vaksin covid-19, pemerintah sudah mendatangkan sebanyak 1,2 juta dosis vaksin buatan Sinovac Tiongkok. Pada tahap II ada tambahan 1,8 juta dosis vaksin yang didatangkan sehingga total ada tiga juta dosis.
Pada awal pekan ini, pemerintah juga mendatangkan 15 juta bahan baku vaksin buatan Sinovac. Nantinya bahan baku vaksin ini akan diolah untuk menjadi vaksin covid-19 oleh PT Bio Farma (Persero).
Tak cuma vaksin Sinovac, Indonesia juga menjajaki pengadaan untuk kebutuhan vaksinasi 180 juta masyarakat. Salah satunya adalah vaksin gratis dari Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI) Covax Facility.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan setidaknya ada lima negara yang mengimpor vaksin pada akhir tahun lalu. Namun, vaksin-vaksin tersebut tidak hanya untuk vaksinasi covid-19 saja.
"Dari Tiongkok yang besar-besar kemudian Hong Kong, Amerika Serikat (AS), Belgia dan Perancis. Itu lima besar negara kita impor vaksin. Tapi ini gabungan bukan hanya vaksin covid-19 saja," katanya dalam video conference di Jakarta, Jumat, 15 Januari 2021.
Berdasarkan data BPS, impor vaksin asal Tiongkok tercatat 12 ribu Kilogram (Kg) atau senilai USD22,73 juta selama Desember 2020. Secara keseluruhan sejak Januari hingga Desember tahun lalu, jumlah vaksin yang diimpor dari Tiongkok adalah USD29,97 juta.
Impor vaksin dari AS pada Desember 2020 adalah USD2,15 juta, Belgia USD446 ribu, dan Prancis USD1,77 juta. Selama tahun lalu impor vaksin dari Hong Kong mencapai USD24,7 juta, AS USD20,23 juta, Belgia USD10,81 juta, dan Prancis USD9,38 juta.
Untuk vaksin covid-19, pemerintah sudah mendatangkan sebanyak 1,2 juta dosis vaksin buatan Sinovac Tiongkok. Pada tahap II ada tambahan 1,8 juta dosis vaksin yang didatangkan sehingga total ada tiga juta dosis.
Pada awal pekan ini, pemerintah juga mendatangkan 15 juta bahan baku vaksin buatan Sinovac. Nantinya bahan baku vaksin ini akan diolah untuk menjadi vaksin covid-19 oleh PT Bio Farma (Persero).
Tak cuma vaksin Sinovac, Indonesia juga menjajaki pengadaan untuk kebutuhan vaksinasi 180 juta masyarakat. Salah satunya adalah vaksin gratis dari Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI) Covax Facility.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News