Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR

Sandiaga Gandeng BPK Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Ekonomi Pariwisata Virus Korona BPK Ekonomi Kreatif Ekonomi Indonesia Kemenparekraf
M. Ilham Ramadhan Avisena • 06 Januari 2021 09:45
Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melakukan koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal itu guna memastikan sejumlah program bantuan yang akan diberikan kepada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi covid-19 tepat sasaran.
 
"Kami Ingin memberikan program-program yang membantu masyarakat untuk bertahan dari pandemi bagi mereka yang menggantungkan hidup di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif selama masa pandemi ini, tetapi harus tetap benar-benar sesuai standar dan pengelolaan keuangan yang baik," kata Sandiaga, dilansir dari Mediaindonesia.com, Rabu, 6 Januari 2021.
 
Dalam kunjungan yang dilakukan, Sandiaga bertemu dengan Anggota III BPK Achsanul Qosasi. Keduanya membahas sejumlah program bantuan langsung kepada para pekerja informal sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, seperti dana hibah dan lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang kami akan bicarakan ke depan adalah program-program yang berkaitan dengan bantuan yang diberikan kepada pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama pekerja informal. Ada dana hibah, ada juga program-program yang sudah tereksekusi sebelumnya, seperti bantuan lauk siap saji, itu harus diapresiasi," terang Sandiaga.
 
Lebih jauh, Kemenparekraf menetapkan target kunjungan wisatawan mancanegara pada 2021 yakni sebanyak tujuh juta wisatawan. Angka ini lebih besar dibandingkan dengan jumlah target wisatawan mancanegara pada 2020, yaitu empat juta wisatawan.
 

Meski demikian, kata Sandiaga, akses masuk bagi wisatawan mancanegara ke Indonesia masih dibatasi. Artinya Kemenparekraf kini fokus menggerakkan wisatawan nusantara agar roda perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tetap berjalan.
 
"Sekarang ini kita fokusnya kepada wisatawan nusantara agar mereka bisa juga mengapresiasi destinasi-destinasi dalam negeri dan memompa perekonomian daerah bergeliat kembali. Kami juga sekarang sedang menyiapkan beberapa program," tuturnya.
 
"Dan kami ingin ke depan itu tidak hanya kuantitas, tetapi kualitas dari kunjungan wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara," tambahnya.
 
Kemenparekraf akan melakukan kolaborasi, inovasi, dan adaptasi untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air. Ketiganya disempurnakan dengan penerapan protokol kesehatan ketat K4 (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan) atau CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).
 
"Inovasi pastinya, produk-produk wisata kita tingkatkan, adaptasi dengan CHSE dan juga saya ingin mendorong ini adalah protokol kesehatan yang ketat dan disiplin serta kolaborasi dengan seluruh pihak," pungkas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif