Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata. Foto: dok MI/Pius Erlangga.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata. Foto: dok MI/Pius Erlangga.

Bambang Trihatmodjo Masih Dicegah Keluar Negeri

Ekonomi Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Bambang Trihatmodjo
Suci Sedya Utami • 02 Oktober 2020 18:26
Jakarta: Direktur Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan hingga kini pemerintah masih mencegah putra Presiden kedua RI Soeharto, Bambang Trihatmodjo untuk berpergian keluar negeri.
 
"Bukan kita cekal, karena cekal adalah cegah ke luar negeri dan tangkal dari luar negeri. Yang kita lakukan adalah mencegah ke luar negeri. Pencegahan masih berlangsung," kata Isa dalam bincang bareng DJKN secara daring, Jumat, 2 Oktober 2020.
 
Isa mengatakan pemerintah bisa saja mencabut pencegahan tersebut, asalkan Bambang melunasi utangnya pada negara. Hal tersebut menjadi salah satu cara agar Bambang berdamai dengan negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Cara lain, kalau dibayar kita bisa mempertimbangkan untuk mencabut pencegahan tersebut," ujar Isa.
 
Isa mengatakan saat ini Kementerian Keuangan masih mengikuti proses hukum yang berlaku. Ia bilang Bambang telah menyampaikan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Dalm gugatan tersebut, Bambang meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membatalkan pencekalan terhadap dirinya.
 
Baca: Alasan Menkeu Cegah Bambang Trihatmodjo ke Luar Negeri
 
Selain itu kuasa hukum Bambang juga telah mengirimkan surat pada Sri Mulyani. Ia melanjutkan, pihaknya pun telah menganjurkan pihak Bambang untuk menghubungi Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) DKI Jakarta untuk mencari jalan keluar selain berproses di PTUN.
 
Pencegahan tersebut terkait dengan utang Bambang terhadap negara terkait dengan Konsorsium Mitra Penyelenggara (KMP) Sea Games XIX Tahun 1997.
 
Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama menjelaskan dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Sea Games XIX Tahun 1997 telah diikutsertakan konsorsium swasta dan menunjuk konsorsium swasta yang diketuai oleh Saudara Bambang Trihatmodjo, sebagai mitra penyelenggara Sea Games XIX Tahun 1997.
 
"Konsorsium mempunyai tugas antara lain menyediakan dana untuk penyelenggaraan Sea Games XIX Tahun 1997. Dalam penyelenggaraannya, Konsorsium mengalami kekurangan dana dan negara memberikan pinjaman yang pada akhirnya menjadi utang konsorsium kepada negara (piutang negara)," ujar Setya.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif