Jakarta: Pemerintah terus menorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional. Laporan Islamic Finance Development Indicators (IFDI) 2020 mencatat nilai aset keuangan syariah Indonesia mencapai USD3 miliar dan masuk urutan ke-5 dari 135 negara.
Regional Managing Director PT Mayora, Maspiyono, menyebutkan sektor syariah yang paling bergeliat saat ini dipegang oleh sektor food and beverage (FnB) dan fesyen. Dalam sektor makanan dan minuman sendiri, ekonomi syariah ditopang oleh produk halal yang berhasil bersinar di luar negeri.
"Kalau kita bicara sertifikat halal, persepsi Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia memudahkan kita masuk ke pasar produk halal di dunia," ujar Maspiyono dalam Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Selasa, 28 September 2021.
Baca: BI: Digitalisasi dan Optimalisasi Sumber Daya Dorong Ekonomi Syariah di Indonesia
Maspiyono optimis Indonesia dapat menjadi kiblat ekonomi syariah secara internasional. Terlebih lagi, pemerintah tengah menggencarkan program dukungan terhadap pasar produk syariah Indonesia.
"Pemerintah Indonesia sangat fokus dengan ekonomi syariah Masterplan Economy Syariah Indonesia (MECSI). Nah, kami PT Mayora ikut andil dalam salah satu indikatornya, yaitu halal value chain," beber dia. (Mentari Puspadini)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan