Sejumlah mobil memasuki gerbang tol ruas Serpong-Pondok Aren, di Gerbang Tol Pondok Ranji - - Foto: Antara/ M Iqbal
Sejumlah mobil memasuki gerbang tol ruas Serpong-Pondok Aren, di Gerbang Tol Pondok Ranji - - Foto: Antara/ M Iqbal

Kuartal II, 40 Ruas Tol akan Uji Coba Teknologi Nirsentuh

Ekonomi tolak golput Jalan Tol transaksi non tunai Kementerian PUPR
Antara • 29 Mei 2021 15:30
Jakarta: Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan menguji coba sistem transaksi tol nirsentuh pada 40 ruas tol pada kuartal II atau III tahun ini.
 
Pembayaran di gerbang tol secara nasional tersebut akan menerapkan sistem Single Lane Free Flow (SLFF) maupun Multi Lane Free Flow (MLFF).
 
"Tahun ini akan dimulai konstruksi, instalasi dari sensor dan gantry sehingga harapannya teknologi MLFF pada kuartal II atau kuartal III tahun ini sudah bisa mulai diuji coba untuk 50 persen dari seluruh gardu tol yang ada di Indonesia," ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit di Depok, Jawa Barat, dikutip Sabtu, 29 Mei 2021.
 
Saat ini Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis MLFF sedang menyusun sistemnya. BPJT lanjutnya, juga akan menyelesaikan pengaturan bisnis antara Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis MLFF dengan BUJT.
 
"Tahun ini fokus kami terkait MLFF untuk konstruksinya dan juga membuat kesepakatan komersialnya dengan badan-badan usaha jalan tol (BUJT) karena yang akan membiayai sistem MLFF ini adalah badan usaha lainnya, sehingga tidak ada pembebanan biaya tambahan kepada masyarakat," terang dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terkait ruas-ruas tol yang akan diimplementasikan MLFF secara bertahap, Danang menyampaikan bahwa hal tersebut akan terus dievaluasi. Kemungkinan besar di daerah-daerah perkotaan, seperti di Jabodetabek maupun di Surabaya.
 
"Ini terus kita evaluasi mana yang paling siap, karena penetrasi telepon cerdas itu banyak di kota-kota besar dan sinyal internetnya bagus dan terjaga. Barangkali kita akan mulai di kota-kota besar," ujar Kepala BPJT tersebut.
 
Dengan menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS), untuk implementasi tahap pertama teknologi MLFF diterapkan di 40 ruas tol di Indonesia yang tersebar di Pulau Jawa dan Bali pada  2022.
 
Jika penerapan MLFF ini akan diberlakukan sepenuhnya maka pengguna jalan tol perlu mengunduh aplikasi untuk sistem transaksi tol nirsentuh di ponsel masing-masing.
 
Terkait masa transisi untuk penerapan Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh di Jalan Tol dilakukan paling lambat enam bulan sebelum diterapkan, sebagaimana dimaksud Pasal 3 ayat 4 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh di Jalan Tol.
 
"Iya, kira-kira begitu," kata Kepala BPJT Danang Parikesit.
 
Terkait masa transisi sebagaimana dimaksud Permen PUPR Nomor 18 Tahun 2020 (4), Transaksi Tol Nontunai dilakukan dengan Transaksi Tol Nontunai berbasis teknologi kartu uang elektronik dan/atau Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh.
 
Permen tersebut juga menyebut Penyelenggaraan Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh di Jalan Tol diterapkan secara bertahap, dan Penerapan secara bertahap penyelenggaraan Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh di Jalan Tol sebagaimana dimaksud ditetapkan oleh Menteri atas usul Kepala BPJT.
 
Daftar 40 ruas tol yang akan diterapkan transaksi nontunai nirsentuh menurut data dari BPJT Kementerian PUPR adalah sebagai berikut:
 
1. Tangerang-Merak.
2. Jakarta-Tangerang.
3. Prof. Dr. Ir. Sedyatmo.
4. JORR W1 (Kebon Jeruk-Penjaringan).
5. JORR W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami).
6. Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami.
7. Pondok Aren-Serpong.
8. JORR Non S (W2S-E1-E2-E3).
9. JORR S (Pd. Pinang-Ulujami).
10. Akses (Access to) Tanjung Priok.
11. Cawang-Tj. Priok- Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit.
12. Cawang-Tomang-Pluit.
13. Ciawi-Sukabumi.
14. Depok-Antasari.
15. Bekasi-Cawang-Kampung Melayu.
16. Cinere-Jagorawi (SS Cimanggis-SS Raya Bogor).
17. Bogor Ring Road.
18. Jakarta-Bogor-Ciawi.
19. Jakarta-Cikampek.
20. Cikampek-Purwakarta-Padalarang.
21. Padalarang-Cileunyi.
22. Soreang-Pasir Koja.
23. Cikampek-Palimanan.
24. Palimanan-Plumbon-Kanci.
25. Kanci-Pejagan.
26. Pejagan-Pemalang.
27. Pemalang-Batang.
28. Semarang-Batang.
29. Semarang Section A, B, C.
30. Semarang-Solo Seksi I, II, III.
31. Solo-Ngawi.
32. Ngawi-Kertosono.
33. Kertosono-Mojokerto.
34. Surabaya-Mojokerto.
35. Surabaya-Gempol.
36. Simpang Susun Waru-Bandara Juanda (Airport).
37. Surabaya-Gresik.
38. Gempol-Pasuruan.
39. Gempol-Pandaan.
40. Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif