Ilustrasi. FOTO: dok Pertamina
Ilustrasi. FOTO: dok Pertamina

Optimalkan Pertumbuhan, UMKM Harus Terus Didukung saat PPKM Darurat

Angga Bratadharma • 14 Juli 2021 07:53
Jakarta: GoFood terus memberikan dukungan bagi mitra usaha di ekosistemnya guna mendukung keberlanjutan bisnis kuliner di tengah masa PPKM Darurat. Dukungan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi penting agar pertumbuhan bisnisnya lebih optimal meski kondisi tengah tak menentu.
 
Chief Food Officer Gojek Group Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan GoFood memahami gelombang kedua pandemi dan PPKM Darurat membatasi para pelaku UMKM untuk beroperasi demi memutus rantai penyebaran covid-19. Karenanya, GoFood konsisten mencari solusi agar mitra usaha dapat terus bertumbuh.
 
"Salah satunya dengan meluncurkan dukungan tambahan subsidi promo selama periode PPKM darurat. Program ini dapat dimanfaatkan oleh mitra usaha yang selama ini telah bertumbuh bersama Gojek dan GoFood dan mendaftar sebelum 1 Juli 2021," kata Hindra, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 14 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya menyediakan dukungan mitra usaha yang telah setia bersama GoFood, dukungan lain untuk para mitra usaha baru juga diluncurkan. Di masa PPKM Darurat ini, GoFood juga meluncurkan paket komisi spesial bagi mitra usaha yang baru mendaftar dan bergabung di ekosistem GoFood mulai dari 1 Juli hingga 31 Agustus 2021.
 
"Upaya ini kami lakukan sebagai salah satu solusi untuk membantu teman-teman pelaku UMKM baru agar dapat cepat beradaptasi," kata Catherine.
 
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menambahkan dopsi digital di kalangan pelaku UMKM termasuk di bidang kuliner, menjadi program yang terus pemerintah genjot sejak awal masa pandemi. Adapun dirinya mengapresiasi langkah GoFood yang dalam masa PPKM Darurat ini merespons cepat dengan memberikan dukungan kemudahan digitalisasi.
 
"Dan paket bantuan subsidi promo ini kepada para pelaku usaha kuliner baru yang ingin beralih ke daring termasuk para UMKM binaan Kementerian Koperasi dan UKM," tuturnya.
 
"Hal ini sejalan dengan fokus kami untuk terus mendukung UMKM agar dapat bertahan. Secara jangka panjang, inisiatif ini turut membantu program kami dalam menargetkan digitalisasi UMKM yakni 30 juta UMKM masuk platform digital di 2024," pungkasnya.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif