| baca juga: Gas Bumi Mulai Tersalurkan ke Hotel di IKN |
"Sektor gas industri adalah sektor pendukung yang memiliki peran sangat penting dalam operasional industri lain selama lebih dari tiga dekade terakhir," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi Dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Reni Yanita, dilansir Antara, Kamis, 15 Agustus 2024.
| baca juga: Gas Bumi Mulai Tersalurkan ke Hotel di IKN |
Menurut dia, hal itu dapat dilihat melalui data terakhir pada triwulan II-2024, industri manufaktur memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional yaitu sebesar 16,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Selain itu, dalam periode yang sama kontribusi ekspor manufaktur nasional sebesar 73,27 persen dari total transaksi penjualan yang sebesar USD125,08 miliar.
"Tercatat pada triwulan II-2024, terjadi surplus neraca perdagangan ekspor lebih tinggi dari impor sebesar USD9,48 miliar. Selain itu, sampai dengan Februari 2024, industri telah menyerap tenaga kerja sebesar 18,82 juta orang," ujar dia.
Lebih lanjut, ia menyampaikan kapasitas produksi gas industri nasional yang saat ini sebesar 2,5 juta ton, sudah mampu mencukupi kebutuhan industri domestik yang hanya membutuhkan 1,4 juta ton per tahun.
Reni menjelaskan kapasitas gas industri nasional terdiri dari oksigen sebesar 658 ribu ton per tahun, nitrogen sebesar 1,2 juta ton per tahun, karbon dioksida sebesar 653 ribu ton per tahun, hidrogen sebesar 4 ribu ton per tahun, serta gas mulia dan gas-gas lain sebesar 48 ribu ton per tahun.
Peran memajukan industri manufaktur
Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi pelaku sektor gas industri yang telah menjalankan peran sangat baik dalam membantu untuk memajukan industri manufaktur dalam negeri.Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan produsen gas industri dalam negeri memiliki peranan penting dalam mendorong perkembangan sektor pengolahan atau manufaktur.
Menurutnya hal itu karena sebanyak 189 produsen gas industri yang tergabung dalam Asosiasi Gas Industri Indonesia (AGII) telah secara aktif menjalankan perannya sejak 1972, sehingga mampu menopang kebutuhan energi manufaktur nasional agar tetap bisa memproduksi, dan memberikan kontribusinya pada devisa negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id